Perbedaan Penggunaan She, Her, dan Hers dalam Bahasa Inggris

Perbedaan Penggunaan She, Her, dan Hers dalam Bahasa Inggris
Table of Contents

Raih Prestasi Bersama ILC

Isi form berikut buat dapetin info lengkap soal harga, paket, dan promo terbaru dari ILC!

Perbedaan utama antara she dan her terletak pada posisinya dalam kalimat, yaitu sebagai kata ganti subjek (pelaku) atau kata ganti objek (penerima aksi). Kata she digunakan ketika seorang perempuan menjadi pihak yang melakukan tindakan, sehingga posisinya selalu berada di awal kalimat sebelum kata kerja, seperti pada contoh “She study English every day” yang secara tepat menggambarkan seluruh perannya sebagai pelaku utama aktivitas.

Sementara itu, kata her memiliki dua peran utama bergantung pada penggunaannya. Peran pertama adalah sebagai objek (penerima tindakan) yang diletakkan setelah kata kerja, misalnya “I saw her at school.” Peran kedua adalah sebagai kata penunjuk kepemilikan (possessive adjective) untuk menjelaskan barang milik seorang perempuan, seperti pada contoh “This is her book” agar pembaca dapat memahami konteks kepemilikan kalimat secara jelas.

Perbedaan Penggunaan She, Her, dan Hers

Meskipun ketiganya merujuk pada subjek perempuan tunggal (she/her/hers), masing-masing memiliki peran tata bahasa (grammar) yang berbeda dalam sebuah kalimat sehingga penting untuk dipelajari agar tidak terjadi kesalahan dalam penggunaannya. Berikut adalah rincian perbedaan dan contoh penggunaannya:

Kata She

Yang pertama adalah kata she yang merupakan kata ganti orang (pronoun) dalam bahasa Inggris digunakan khusus untuk mewakili seorang perempuan. Posisi kata ini bertindak sebagai subjek (pelaku utama) dalam sebuah kalimat, sehingga letaknya selalu berada di awal atau sebelum kata kerja (verb).

Penggunaan she berfungsi untuk menghindari pengulangan nama orang agar kalimat terdengar lebih alami. Misalnya, daripada menyebut nama “Sarah” berulang kali, kamu bisa menggantinya dengan kata she pada kalimat berikutnya selama sosok yang dibicarakan sudah jelas

Kapan Kata “She” Digunakan?

  • Sebagai Pelaku Utama (Subjek) : Digunakan saat seorang perempuan melakukan suatu tindakan atau pekerjaan.

Contoh: She reads a book every morning.

  • Menggantikan Nama Perempuan Tunggal : Digunakan untuk merujuk pada satu orang perempuan (seperti mother, sister, girl, atau nama diri seperti Anna).

Contoh: Anna is a teacher. She works at a primary school.

  • Dipasangkan dengan Kata Kerja Berakhiran -s/-es: Dalam kalimat Simple Present Tense, kata kerja setelah she wajib ditambahi akhiran -s atau -es.

Contoh: She watches TV in the evening.

Kata Her 

Selanjutnya alah kata her adalah kata ganti orang (pronoun) dalam bahasa Inggris yang digunakan khusus untuk merujuk pada seorang perempuan. Berbeda dengan she yang bertindak sebagai pelaku utama, kata her bertindak sebagai objek (penerima tindakan) atau sebagai penunjuk kepemilikan (possessive adjective).

Penggunaan her sangat penting dalam penyusunan kalimat agar hubungan antar kata terdengar jelas. Letaknya biasanya berada setelah kata kerja (verb), setelah kata depan (preposition), atau langsung diletakkan di depan kata benda yang dimiliki.

Her unik karena memiliki dua fungsi berbeda tergantung posisinya:

A. Sebagai Kata Ganti Objek (Object Pronoun)

Digunakan ketika orang tersebut menjadi penerima tindakan (setelah kata kerja atau kata depan/preposisi).

Contoh Kalimat:

  • I saw her at the library. (Saya melihatnya di perpustakaan.)
  • He gave a book to her. (Dia memberikan buku kepadanya.)

B. Sebagai Kata Sifat Kepemilikan (Possessive Adjective)

Digunakan untuk menunjukkan kepemilikan, dan harus diikuti oleh kata benda (noun) setelahnya.

Contoh Kalimat:

  • This is her book. (Ini adalah bukunya.)
  • Her stepfather works as a doctor. (Ayah tirinya bekerja sebagai dokter.)

Kata Hers 

Terakhir istilah Kata hers adalah kata ganti kepemilikan (possessive pronoun) dalam bahasa Inggris yang digunakan untuk menyatakan kepunyaan seorang perempuan. Berbeda dengan her, kata hers tidak perlu diikuti oleh kata benda (noun) di belakangnya karena kata benda tersebut sudah diwakili oleh hers itu sendiri.

Penggunaan hers sangat berguna untuk menghindari pengulangan kata benda yang sama dalam satu kalimat atau percakapan, sehingga kalimat terdengar lebih ringkas dan efektif. Biasanya, kata ini diletakkan di akhir kalimat atau berdiri sendiri setelah kata kerja.

Kapan Kata “Hers” Digunakan?

  • Menggantikan Kata Benda yang Sudah Disebutkan : Digunakan untuk menunjukkan kepemilikan tanpa perlu mengulang kata bendanya.

Contoh: This book is hers. (Buku ini adalah miliknya / punya dia.) bukan “This book is hers book”.

  • Membandingkan Kepemilikan: Digunakan saat membandingkan barang milik seseorang dengan milik perempuan lain.

Contoh: My bag is black, but hers is red. (Tasku berwarna hitam, tetapi punyanya berwarna merah.)

  • Menjawab Pertanyaan Kepemilikan : Digunakan sebagai jawaban singkat saat menanyakan pemilik suatu barang.Contoh: “Whose jacket is this?” – “It’s hers.” (Jaket siapa ini? – Punya dia.)

Baca Juga:
Panduan Lengkap Belajar Perbedaan Him Dan His
Pembahasan Lengkap Perbedaan She Dan He

Strategi Belajar Membedakan She, Her, dan Hers

Membedakan she, her, dan hers seringkali membingungkan karena ketiganya merujuk pada seorang perempuan, namun memiliki peran tata bahasa yang berbeda. Strategi paling ampuh untuk menguasainya adalah dengan memahami posisi dan fungsi masing-masing kata dalam kalimat.

Berikut adalah langkah strategi praktis yang bisa kamu terapkan:

1. Selalu Cek Posisi Kata 

Jika kata tersebut berada di awal kalimat atau sebelum kata kerja sebagai pelaku aksi, gunakan she.

Formula: She + Verb

Contoh: She buys a new bag.

Namun jika berada setelah kata kerja atau kata depan (preposition) sebagai penerima aksi, gunakan her (sebagai object pronoun).

Formula: Verb / Preposition + Her

Contoh: I called her yesterday. / This gift is for her.

2. Cek Juga Keberadaan Kata Benda (Noun) Setelahnya

Jika kamu ingin menunjukkan kepemilikan dan ada kata benda tepat di belakangnya, gunakan her (sebagai possessive adjective).

Formula: Her + Noun

Contoh: This is her bag.

Jika kamu ingin menunjukkan kepemilikan tetapi TIDAK ADA kata benda di belakangnya (karena bendanya sudah disebutkan sebelumnya), gunakan hers (sebagai possessive pronoun).

Formula: Hers (berdiri sendiri di akhir)

Contoh: This bag is hers.

3.  Selalu Ingat Rumus Singkat

Untuk mempermudah ingatanmu saat membuat atau membaca kalimat, ingatlah rumus ringkas ini:

She = Pelaku (She walks)

Her = Objek (Look at her) atau Milik + Benda (Her car)

Hers = Milik tanpa Benda (The car is hers)

Memahami perbedaan she, her, dan hers menjadi sangat mudah jika kamu berpatokan pada perannya maka gunakan she sebagai pelaku aksi di awal kalimat (subject), her sebagai penerima aksi (object) atau penunjuk kepemilikan yang diikuti kata benda (possessive adjective), serta hers untuk menyatakan kepemilikan tanpa perlu menyebutkan bendanya lagi (possessive pronoun).

Supaya kemampuan tata bahasa bahasa Inggris kamu makin terasah dan makin percaya diri saat berbicara maupun menulis, kamu bisa memperdalam pemahaman grammar ini lewat program bimbingan belajar yang interaktif dan menyenangkan di ICAN Learning Centre (ILC) bersama para pengajar profesional yang siap membimbingmu secara intensif hingga kamu benar-benar menguasai seluruh materi dengan cepat dan tepat sasaran.

Raih Prestasi Bersama ILC

Isi form berikut buat dapetin info lengkap soal harga, paket, dan promo terbaru dari ILC!

Artikel Terbaru