Mengenal Perbedaan Finite dan Non Finite dalam Bahasa Inggris

Mengenal Perbedaan Finite dan Non Finite dalam Bahasa Inggris
Table of Contents

Raih Prestasi Bersama ILC

Isi form berikut buat dapetin info lengkap soal harga, paket, dan promo terbaru dari ILC!

Perbedaan utama antara finite verb dan non-finite verb terletak pada keterikatannya dengan tata bahasa dalam kalimat. Finite verb bertindak sebagai kata kerja utama yang berfungsi penuh sebagai predikat. Bentuknya akan selalu berubah menyesuaikan dengan tense (waktu terjadinya peristiwa) serta subjek kalimatnya apakah tunggal atau jamak, dan apakah menggunakan orang pertama, kedua, atau ketiga sehingga keberadaannya sangat krusial dalam membentuk struktur kalimat utuh.

Sebaliknya, non-finite verb adalah kata kerja yang terbebas dari aturan tense maupun subjek, sehingga bentuknya tidak akan pernah berubah. Alih-alih berdiri sebagai predikat utama, non-finite verb justru beralih fungsi menjadi kata benda (noun), kata sifat (adjective), atau kata keterangan (adverb). Kehadiran non-finite verb sangat membantu untuk membentuk struktur kalimat yang lebih bervariasi, fleksibel, dan kompleks guna memperkaya penyampaian gagasan secara lebih menarik dan kaya makna.

Tentang Finite Verb 

Finite verb (kata kerja terbatas) adalah kata kerja utama dalam sebuah kalimat yang berfungsi sebagai predikat dan bentuknya wajib disesuaikan (conjugated) berdasarkan dua elemen penting yaitu subjek (orang/jumlah) dan tenses (waktu kejadian) secara tepat dalam tata bahasa.

Disebut “finite” (terbatas) karena perannya dibatasi oleh aturan tata bahasa artinya, kata kerja ini tidak bisa berdiri seenaknya tanpa terikat pada subjek dan waktu tertentu. Tanpa hadirnya finite verb, suatu rangkaian kata tidak dapat dianggap sebagai kalimat yang utuh (complete sentence) yang memiliki makna yang jelas.

Perubahan Bentuk Finite Verb

1. Perubahan Berdasarkan Subjek 

Jumlah (tunggal/jamak) dan sudut pandang subjek (orang pertama, kedua, ketiga) menentukan bentuk kata kerja.

Contoh : 

  • Orang Pertama/Jamak : I run every morning. / They run every morning.
  • Orang Ketiga Tunggal (He/She/It) : She runs every morning. (Penambahan akhiran -s/-es pada present tense).

2. Perubahan Berdasarkan Tenses 

Bentuk kata kerja berubah untuk menunjukkan kapan aksi tersebut berlangsung.

  • Present Tense (Masa Kini) : They play football.
  • Past Tense (Masa Lalu) : They played football yesterday.
  • Future Tense (Masa Depan) : They will play football tomorrow.

3. Perubahan Berdasarkan Suasana (Number & Person pada Auxiliary)

Pada kalimat yang menggunakan kata kerja bantu (auxiliary verb), auxiliary-nya lah yang berfungsi sebagai finite verb karena dialah yang berubah mengikuti subjek/waktu.

Contoh :

  • She has eaten lunch. (has = finite verb, eaten = non-finite verb).
  • They have eaten lunch. (have = finite verb).

Ciri-Ciri Utama Finite Verb

  • Memiliki Subjek Langsung: Finite verb selalu dipasangkan secara langsung dengan subjeknya (I, She, The dog, John, dll.).
  • Menentukan Tense Kalimat: Kamu bisa tahu kapan suatu kejadian berlangsung hanya dengan melihat bentuk finite verb-nya.
  • Syarat Mutlak Kalimat: Setiap klausa independen (main clause) wajib memiliki setidaknya satu finite verb.

Baca Juga: Tips Belajar Grammar Bahasa Inggris

Tentang Non Finite Verbs 

Non-finite verb (kata kerja tidak terbatas) adalah bentuk kata kerja yang tidak berfungsi sebagai predikat utama dan tidak terikat oleh aturan subjek maupun tenses (waktu).

Berbeda dengan finite verb, non-finite verb tidak akan pernah berubah bentuk meskipun subjeknya berupa orang pertama, ketiga, tunggal, maupun jamak, dan meskipun waktu kejadiannya terjadi di masa lalu, sekarang, atau masa depan.

Karena tidak bisa berdiri sendiri sebagai predikat utama, non-finite verb umumnya beralih peran dalam kalimat menjadi kata benda (noun), kata sifat (adjective), atau kata keterangan (adverb).

Jenis-Jenis Non-Finite Verb

1. Infinitive

Bentuk dasar dari kata kerja. Terbagi menjadi dua kelompok:

  • To-Infinitive (to + Verb 1): Berfungsi sebagai kata benda, kata sifat, atau kata keterangan.

Contoh: “She loves to read books.” (to read berperan sebagai objek/kata benda).

  • Bare Infinitive (Verb 1 tanpa to): Biasanya menyertai modal auxiliary atau kata kerja persepsi tertentu.

Contoh: “He can swim very fast.” (swim tidak berubah bentuk).

2. Gerund (Verb-ing sebagai Kata Benda)

Bentuk kata kerja berakhiran -ing yang beralih fungsi sepenuhnya menjadi kata benda (noun). Gerund bisa bertindak sebagai subjek, objek, atau pelengkap kalimat.

  • Contoh sebagai Subjek: “Swimming is good for your health.”
  • Contoh sebagai Objek: “They enjoy playing games.”

3. Participle (Kata Kerja Participle)

Bentuk kata kerja yang umumnya berfungsi sebagai kata sifat (adjective) untuk menjelaskan kata benda.

  • Present Participle (Verb-ing): Memiliki makna aktif atau menggambarkan sesuatu yang sedang berlangsung.

Contoh: “Look at the crying baby.” (crying menjelaskan kondisi baby).

  • Past Participle (Verb 3): Memiliki makna pasif atau menggambarkan sesuatu yang telah selesai.

Contoh: “He fixed the broken chair.” (broken menjelaskan kondisi chair).

Ciri-Ciri Utama Non-Finite Verb

  • Bentuknya Tetap (Invarian): Tidak dipengaruhi oleh perubahan subjek maupun tense.
  • Bukan Predikat Utama: Tidak bisa membentuk kalimat utuh jika berdiri sendirian tanpa adanya finite verb.
  • Mengambil Peran Lain: Berfungsi sebagai noun, adjective, atau adverb dalam struktur kalimat.

Perbedaan Finite Verbs dan Non Finite Verbs

Berikut ini adalah perbedaan finite verbs dan non finite verbs yang dibuat dalam bentuk tabel untuk mempermudah kamu dalam memahaminya : 

KategoriFinite VerbsNon-Finite Verbs
Fungsi UtamaBerfungsi sebagai predikat utama dalam kalimatBerfungsi sebagai kata benda (noun), kata sifat (adjective), atau kata keterangan (adverb)
Pengaruh Tense (Waktu)Berubah bentuk mengikuti tense (masa lalu, sekarang, masa depan)Bentuknya tetap dan tidak terpengaruh oleh tense
Pengaruh SubjekBerubah bentuk menyesuaikan subjek (tunggal/jamak, orang I/II/III)Tidak terpengaruh oleh jumlah maupun jenis subjek
Kemampuan Berdiri SendiriWajib ada untuk membentuk kalimat utuh (complete sentence)Tidak bisa membentuk kalimat utuh tanpa keberadaan finite verb
Bentuk / VariasiV1 (Present), V2 (Past), V-s/es, serta Auxiliary Verbs (is, am, are, was, were, has, have)Infinitive (to + V1 / bare infinitive), Gerund (V-ing), dan Participle (V-ing / V3)

Baca Juga: Buku Terbaik Untuk Grammar Bahasa Inggris

Perbedaan utama finite dan non-finite verbs terletak pada keterikatannya dengan tata bahasa. Finite verb berfungsi sebagai predikat utama yang bentuknya berubah mengikuti subjek dan tense. Sebaliknya, non-finite verb terbebas dari aturan tense maupun subjek, serta beralih peran menjadi kata benda (infinitive/gerund), kata sifat (participle), atau kata keterangan. Memahami interaksi kedua jenis kata kerja ini sangat penting agar struktur kalimat bahasa Inggrismu menjadi utuh, logis, dan bervariasi. 

Untuk menguasai penggunaan finite dan non-finite verbs secara akurat dalam percakapan maupun tulisan, ICAN Learning Centre (ILC) siap membantumu lewat metode belajar interaktif dan materi tata bahasa yang dirancang praktis serta mudah dipahami agar kemampuan bahasamu makin percaya diri dan maksimal setiap hari!

Raih Prestasi Bersama ILC

Isi form berikut buat dapetin info lengkap soal harga, paket, dan promo terbaru dari ILC!

Artikel Terbaru