Apa Bedanya Vowels vs Consonants dalam Bahasa Inggris? Simak Penggunaannya

Apa Bedanya Vowels vs Consonants dalam Bahasa Inggris? Simak Penggunaannya
Table of Contents

Raih Prestasi Bersama ILC

Isi form berikut buat dapetin info lengkap soal harga, paket, dan promo terbaru dari ILC!

Ternyata, rahasia utama yang membedakan suara vokal dan konsonan itu sangat sederhana, yaitu terletak pada aliran udara saat kamu bersuara. Saat mengucapkan bunyi vokal (seperti A, I, U, E, O), udara dari paru-paru akan mengalir bebas begitu saja keluar dari mulut tanpa ada yang menghalangi.

Sebaliknya, saat kamu mengucapkan huruf konsonan (seperti B, P, T, M), aliran udara tersebut akan “dihadang” atau dihambat oleh organ mulutmu. Hambatan ini bisa berasal dari bibir yang merapat, lidah yang menyentuh langit-langit mulut, atau gigi, sehingga terciptalah variasi bunyi konsonan yang unik!

Apa Itu Vowels?

Vokal (atau huruf hidup) merupakan bunyi bahasa yang tercipta saat udara keluar dari paru-paru lewat tenggorokan dan mulut tanpa terhalang oleh organ seperti bibir, gigi, atau lidah, di mana abjad bahasa Indonesia maupun Inggris sama-sama memiliki lima huruf vokal utama, yaitu A, E, I, O, dan U.

Dalam tata bahasa (khususnya bahasa Inggris), vowels memiliki peran kunci yang sangat penting yaitu :

  • Pondasi Kata (The Core of Words): Hampir setiap kata dalam bahasa Inggris wajib memiliki setidaknya satu bunyi vokal. Tanpa vokal, suatu kata tidak bisa diucapkan.
  • Pembentuk Suku Kata (Syllables): Bunyi vokal adalah pusat atau inti (nucleus) dari setiap suku kata. Seberapa banyak bunyi vokal yang ada dalam suatu kata, sebanyak itulah suku katanya.
  • Penentu Artikel (A vs An): Penggunaan artikel a atau an dalam bahasa Inggris sangat bergantung pada bunyi vokal diawal kata (bukan sekadar bentuk hurufnya).
  • Menggunakan an jika diawali bunyi vokal: an apple, an hour (huruf ‘h’ tidak dibunyi, diawali bunyi /aʊər/).
  • Menggunakan a jika diawali bunyi konsonan: a book, a university (diawali bunyi /j/ seperti “yoo”).

Meskipun huruf vokalnya hanya ada 5, bunyi yang dihasilkan jauh lebih banyak. Dalam bahasa Inggris standar, terdapat sekitar 20 bunyi vokal yang berbeda, yang dibagi menjadi 3 kategori utama:

  1. Short Vowels (Vokal Pendek) : Bunyi vokal yang diucapkan secara singkat dan pendek.
  • /æ/ seperti pada kata cat, apple
  • /e/ seperti pada kata bed, pen
  • /ɪ/ seperti pada kata sit, big
  • /ɒ/ atau /ɑː/ seperti pada kata hot, box
  • /ʌ/ seperti pada kata cup, sun
  • /ʊ/ seperti pada kata book, put
  • /ə/ (Schwa) — bunyi vokal paling umum dalam bahasa Inggris, diucapkan sangat lemah/samar, seperti huruf ‘e’ dalam kata banana atau about.
  1. Long Vowels (Vokal Panjang) : Bunyi vokal yang diucapkan lebih panjang. Biasanya ditandai dengan simbol titik dua (:) dalam transkripsi fonetik (IPA).
  • /iː/ seperti pada kata see, meet
  • /ɑː/ seperti pada kata car, father
  • /ɔː/ seperti pada kata door, saw
  • /uː/ seperti pada kata too, blue
  • /ɜː/ seperti pada kata bird, work
  1. Diphthongs (Vokal Rangkap) : Dua bunyi vokal yang digabungkan dan diucapkan meluncur dari satu bunyi ke bunyi lainnya dalam satu suku kata.
  • /aɪ/ seperti pada kata my, fly
  • /eɪ/ seperti pada kata day, make
  • /ɔɪ/ seperti pada kata boy, coin
  • /aʊ/ seperti pada kata now, house
  • /əʊ/ atau /oʊ/ seperti pada kata go, home

Huruf “Y” — Kadang Vokal, Kadang Konsonan (Huruf Y sering disebut sebagai “semi-vowel” atau vokal bersyarat.)

  • Jika Y berada di awal kata, ia berfungsi sebagai konsonan (contoh: yellow, yes).
  • Jika Y berada di tengah atau akhir kata dan menghasilkan bunyi /i/ atau /ai/, ia berfungsi sebagai vokal (contoh: happy, cry, gym).

Baca Juga: 10 Cara Ampuh Belajar Menguasai Pelafalan Bahasa Inggris

Apa Itu Consonants?

Huruf konsonan (atau huruf mati) merupakan bunyi bahasa yang tercipta ketika aliran udara dari paru-paru dihambat oleh organ bicara di mulut, seperti bibir, gigi, lidah, atau langit-langit mulut. Berbeda dengan huruf vokal yang suaranya mengalir bebas, bunyi konsonan terbentuk justru melalui sentuhan, gesekan, atau hambatan dari organ-organ mulut tersebut.

Dalam sistem abjad bahasa Indonesia maupun Inggris, terdapat 21 huruf konsonan yang kamu gunakan sehari-hari. Huruf-huruf tersebut meliputi B, C, D, F, G, H, J, K, L, M, N, P, Q, R, S, T, V, W, X, Y, dan Z.

Consonants memainkan peran besar dalam memberi bentuk dan artikulasi pada kata-kata:

  • Pemberi Struktur Kata: Jika vokal adalah “jiwa” atau bunyi inti dari suatu kata, maka konsonan adalah “kerangka” atau pembentuk batas-batas kata agar mudah dibedakan.
  • Membentuk Consonant Clusters (Gugus Konsonan): Dalam bahasa Inggris, beberapa konsonan bisa digabungkan tanpa vokal di antarnya untuk membentuk bunyi baru (contoh: strength, black, craft).
  • Penentu Artikel A: Artikel a digunakan jika kata benda di depannya diawali oleh bunyi konsonan (contoh: a book, a car, a European — kata European diawali huruf ‘E’, namun dibaca dengan bunyi konsonan /j/ “yoo”).

Consonants memainkan peran besar dalam memberi bentuk dan artikulasi pada kata-kata:

  • Pemberi Struktur Kata: Jika vokal adalah “jiwa” atau bunyi inti dari suatu kata, maka konsonan adalah “kerangka” atau pembentuk batas-batas kata agar mudah dibedakan.
  • Membentuk Consonant Clusters (Gugus Konsonan): Dalam bahasa Inggris, beberapa konsonan bisa digabungkan tanpa vokal di antarnya untuk membentuk bunyi baru (contoh: strength, black, craft).
  • Penentu Artikel A: Artikel a digunakan jika kata benda di depannya diawali oleh bunyi konsonan (contoh: a book, a car, a European — kata European diawali huruf ‘E’, namun dibaca dengan bunyi konsonan /j/ “yoo”).

Para ahli linguistik membagi bunyi konsonan (yang jumlah bunyinya mencapai sekitar 24 bunyi dalam bahasa Inggris) berdasarkan tiga kriteria utama:

  • Voiced Consonants (Konsonan Bersuara): Pita suara kamu bergetar saat mengucapkan bunyinya. Contoh: /b/, /d/, /g/, /v/, /z/ (Coba sentuh tenggorokanmu saat mengucapkan kata boy, dog, atau zoo, kamu akan merasakan getaran).
  • Voiceless / Unvoiced Consonants (Konsonan Tak Bersuara): Pita suara kamu tidak bergetar, hanya hembusan udara yang keluar. Contoh: /p/, /t/, /k/, /f/, /s/ (Tenggorokan tidak bergetar saat mengucapkan pen, top, atau sun).
  • Bilabial (Dua Bibir): Hambatan terjadi pada kedua bibir rapat (contoh: /p/, /b/, /m/).
  • Labiodental (Bibir & Gigi): Gigi atas menyentuh bibir bawah (contoh: /f/, /v/).
  • Dental/Interdental (Gigi & Lidah): Ujung lidah menyentuh atau berada di antara gigi (contoh: bunyi th seperti pada think /θ/ atau this /ð/).
  • Alveolar: Lidah menyentuh gusi atas di belakang gigi depan (contoh: /t/, /d/, /s/, /z/, /n/, /l/).
  • Velar (Langit-langit Lunak): Bagian belakang lidah menyentuh langit-langit mulut bagian belakang (contoh: /k/, /g/, /ŋ/ seperti ng).
  • Glottal: Hambatan terjadi langsung di tenggorokan/pita suara (contoh: /h/).
  • Stops / Plosives: Udara dihentikan total sejenak, lalu dilepaskan mendadak seperti letupan (contoh: /p/, /b/, /t/, /d/, /k/, /g/).
  • Fricatives: Udara dipaksa melewati celah sempit sehingga terdengar bunyi gesekan/desis (contoh: /f/, /v/, /s/, /z/, /sh/).
  • Nasal: Udara dialirkan keluar melalui hidung karena mulut tertutup (contoh: /m/, /n/, /ng/).
  • Approximants / Glides: Organ mulut saling mendekat tetapi tidak sampai bersentuhan penuh (contoh: /w/, /j/ seperti huruf ‘y’).

Baca Juga: 7 Cara Belajar Reading Bahasa Inggris yang Efektif, Dijamin Lancar!

Keunikan Konsonan dalam Bahasa Inggris

  1. Silent Consonants (Konsonan Bisu): Ada banyak kata dalam bahasa Inggris yang memiliki huruf konsonan tetapi tidak dibaca sama sekali.
    • K bisu: knee, know, knife
    • B bisu: climb, bomb, doubt
    • W bisu: write, wrong, wrist
    • H bisu: hour, honest
  2. Konsonan Rangkap (Digraphs): Gabungan dua huruf konsonan yang menghasilkan satu bunyi baru.
    • CH → chair (/tʃ/)
    • SH → shoe (/ʃ/)
    • TH → think (/θ/)
    • PH → phone (/f/)

Memahami perbedaan antara vowels (bunyi vokal yang mengalir bebas) dan consonants (bunyi konsonan yang terhambat organ mulut) adalah kunci utama untuk memperbaiki pengucapan serta tata bahasa Inggris kamu. Nah, supaya kamu tidak sekadar hafal teori tetapi juga makin percaya diri mempraktikkan pronunciation hingga tata bahasa secara lancar, yuk langsung asah kemampuan bahasamu bersama ICAN Learning Centre (ILC) yang siap membimbing belajar bahasa Inggris jadi terasa seru, interaktif, dan jauh lebih mudah!

Raih Prestasi Bersama ILC

Isi form berikut buat dapetin info lengkap soal harga, paket, dan promo terbaru dari ILC!

Artikel Terbaru