Pernah dengar kata bahasa Mandarin yang bunyinya hampir sama, tapi ternyata punya arti berbeda? Ini dikarenakan bahasa Mandarin merupakan bahasa tonal, artinya pengucapan nada suara yang berbeda dapat memengaruhi arti kata tersebut. Jadi, meskipun pelafalan hurufnya sama, perubahan nada bisa membuat maknanya ikut berubah.
Contohnya, suku kata ma bisa memiliki arti yang berbeda tergantung nada yang digunakan. 妈 (mā) berarti ibu, 麻 (má) berarti rami, 马 (mǎ) berarti kuda, sedangkan 骂 (mà) berarti memarahi. Menarik, kan? Karena itu, memahami tone menjadi salah satu bagian penting saat belajar bahasa Mandarin. Yuk, kenali jenis-jenis nada dan cara melatihnya agar kamu semakin terbiasa membedakan setiap bunyi!
Jenis-jenis Nada dalam Bahasa Mandarin
Dalam bahasa Mandarin, ada 4 jenis nada utama yang dikenal sebagai nada pertama, kedua, ketiga, dan keempat. Selain itu, ada juga nada netral yang pengucapannya lebih ringan. Berikut penjelasan masing-masing nada beserta contoh penggunaannya:
1. Nada Pertama (第一声, Dì-yī shēng)
Nada pertama (ˉ) memiliki suara yang relatif datar dari awal sampai akhir. Ketika mengucapkan nada pertama, pita suara seperti sedang menahan satu nada saat bernyanyi tanpa menaikkan atau menurunkan suara.
Cara membaca: ucapkan dengan nada tinggi yang stabil, bukan malah menurun di bagian akhir.
Contoh kata: 妈 (mā), yang berarti ibu.
Contoh kalimat: 我妈妈很好 (Wǒ māma hěn hǎo), artinya “Ibu saya sangat baik.”
2. Nada Kedua (第二声, Dì-èr shēng)
Nada kedua (ˊ) memiliki pola suara yang naik, dari nada menengah menuju nada yang lebih tinggi. Sekilas, bunyinya serupa dengan intonasi yang digunakan dalam percakapan sehari-hari saat mengungkapkan pertanyaan atau rasa terkejut (contoh: “hah?” atau “ya?”)
Cara membaca: mulai dari suara sedang, lalu naikkan suara secara alami hingga akhir suku kata.
Contoh kata: 麻烦 (máfan), yang berarti merepotkan atau menyusahkan.
Contoh kalimat: 麻烦你了 (Máfan nǐ le), artinya “Maaf merepotkanmu, ya”.
3. Nada Ketiga (第三声, Dì-sān shēng)
Nada ketiga (ˇ) sering dijelaskan sebagai nada yang turun terlebih dahulu, kemudian naik lagi. Meskipun dalam percakapan sehari-hari nada ini sering terdengar rendah tanpa perlu naik lagi secara penuh. Jadi, kamu nggak selalu bikin gerakan suaranya turun-naik terlalu jelas tiap kali menemukan nada ketiga.
Cara membaca: turunkan suara jadi rendah, saat kata diucapkan terpisah atau berada pada posisi tertentu dalam kalimat, suara bisa turun lalu naik kembali.
Contoh kata: 马 (mǎ), yang berarti kuda.
Contoh kalimat: 我喜欢马 (Wǒ xǐhuan mǎ), artinya “Saya suka kuda.”
4. Nada Keempat (第四声, Dì-sì shēng)
Berbeda dengan nada kedua yang naik, nada keempat ini punya pola suara yang turun dengan tegas dari tinggi ke rendah. Kamu bisa membayangkannya seperti mengatakan “tidak!” dengan penekanan yang jelas. Tapi, nada keempat ini bukan berarti harus diucapkan dengan suara keras atau seperti sedang marah. Perhatikanlah arah turunnya suara, bukan volumenya.
Cara membaca: mulai dengan suara tinggi, lalu turunkan dengan jelas dan relatif cepat.
Contoh kata: 骂 (mà) berarti memarahi.
Contoh kalimat: 不要骂人 (Bú yào mà rén), yang berarti “Jangan memarahi orang.”
5. Nada Netral (轻声, Qīngshēng)
Selain empat nada utama, bahasa Mandarin juga punya nada netral. Nada ini diucapkan lebih ringan dan singkat dibandingkan suku kata yang menggunakan nada utama. Nada netral tidak punya pola tinggi-rendah yang tetap seperti empat nada lainnya. Pengucapannya dipengaruhi oleh suku kata sebelumnya dan intonasi kalimat.
Cara membaca: ucapkan dengan ringan, tanpa ada penekanan yang berlebihan. Jangan memaksakan pola nada naik atau turun seperti pada nada utama.
Contoh kata: 吗 (ma), partikel yang biasanya dipakai untuk membentuk pertanyaan ya atau tidak.
Contoh kalimat: 你好吗?(Nǐ hǎo ma?) yang berarti “apa kabar?”
Dalam kalimat ini, 吗 diucapkan ringan. Tetapi, nada netral bukan berarti selalu diucapkan dengan suara rendah. Tinggi-rendahnya tetap bisa menyesuaikan konteks pengucapan, termasuk ketika digunakan dalam pertanyaan.
Baca Juga: Contoh Ungkapan Hope dan Wish dalam Bahasa Mandarin
Daftar Karakter Hanzi Mandarin Paling Sederhana yang Bisa Dipelajari oleh Pemula
Tips Praktis Membedakan Nada Mandarin
Supaya kamu bisa membedakan nada dalam bahasa Mandarin, mulailah latihan singkat yang dilakukan secara rutin. Berikut ini beberapa tips yang bisa bantu kamu membedakan nada Mandarin:
Dengarkan contoh pengucapan dari penutur asli
Jangan hanya mengandalkan cara membaca pinyin dari buku. Coba dengarkan rekaman pengucapan dari penutur asli, lalu perhatikan apakah suaranya data, naik, turun-naik, atau turun dengan tegas. Setelah itu, tirukan pengucapannya beberapa kali.
Misalnya, dengarkan perbedaan 妈 (mā), 麻 (má), 马 (mǎ), dan 骂 (mà). Keempat kata ini memiliki suku kata dasar yang sama, tapi nadanya berbeda. Dengan kamu berlatih memakai cara ini kamu bukan hanya ingat nama atau simbolnya, tapi juga benar-benar tahu nadanya.
Latih nada sambil membaca Pinyin
Pinyin membantu kamu mengenali bagaimana sebuah suku kata perlu diucapkan. Misalnya, mā, má, mǎ, dan mà memiliki tanda yang berbeda untuk menunjukkan pola nada masing-masing, sedangkan ma tanpa tanda nada utama bisa menunjukkan nada netral dalam kata tertentu.
Perhatikan contoh penerapannya:
- mā : nada pertama, datar dan tinggi.
- má : nada kedua, naik.
- mǎ : nada ketiga, rendah dan dapat turun-naik.
- mà : nada keempat, turun dengan tegas.
- ma : nada netral, ringan dan singkat.
Dengan menghubungkan simbol pinyin dan pola suara, akan membantu kamu mengingat cara pengucapan setiap kata. Jadi, kamu tidak hanya menghafal kosakata, tetapi juga terbiasa memperhatikan nadanya saat membaca.
Berlatih dengan pasangan nada (Tone Pairs)
Setelah kamu mengenali nada satu per satu, lanjutkan latihan menggunakan kata yang terdiri dari dua suku kata. Ucpkanlah setiap kata perlahan, lalu ulangi dengan kecepatan bicara yang lebih santai. Perhatikan contoh penerapannya:
- 飞机 (fēijī) : pesawat, pola nada pertama + pertama.
- 明天 (míngtiān) : besok, pola nada kedua + pertama.
- 水果 (shuǐguǒ) : buah, pola nada ketiga + ketiga dalam pinyin dasar.
- 面条 (miàntiáo) : mi, pola nada keempat + kedua.
Dengan cara ini, kamu jadi terbiasa menggabungkan nada, bukan hanya mengucapkan satu suku kata secara terpisah. Latihan ini juga membantu kamu memahami bahwa pengucapan nada dalam percakapan bisa dipengaruhi oleh nada yang mengikutinya.
Rekam suara sendiri dan dengarkan kembali
Cobalah rekam suara saat sedang berlatih mengucapkan beberapa kosakata, lalu bandingkan contoh pengucapan yang kamu dengarkan. Misalnya, rekam saat mengucapkan 飞机 (fēijī) dan 明天 (míngtiān). Dengarkanlah ulang lalu catat bagian yang dirasa masih sulit, lalu ulangi latihan pada kata tersebut.
Melalui cara ini kamu bisa mendengarkan pengucapan sendiri dari sudut pandang yang berbeda. Kamu juga jadi lebih mudah mengetahui nada mana yang perlu diperbaiki, sehingga latihan berikutnya bisa lebih fokus.
Gunakan kosakata dalam kalimat sehari-hari
Menghafal nada dari daftar kata memang membantu, tapi coba gunakan kosakata yang sudah kamu pelajari sebelumnya, kemudian dipraktekkan langsung dalam percakapan sehari-hari dengan kalimat yang sederhana.
Contohnya, kamu bisa mulai dengan kalimat 你好吗?(Nǐ hǎo ma?) yang berarti “Apa kabar?” atau 谢谢 (xièxie) yang berarti “Terima kasih”
Melalui cara ini kamu belajar menggabungkan nada, kosakata, dan konteks secara sekaligus. Latihan seperti ini dapat membantu pengucapan menjadi lebih natural saat kamu mulai berbicara dengan orang lain, bukan hanya saat baca satu kata dari buku.
Baca Juga: 10 Cara Berkomunikasi dengan Sopan dalam Bahasa Mandarin
Membedakan nada dalam bahasa Mandarin memang membutuhkan latihan, terutama karena perubahan nada bisa memengaruhi arti makna katanya. Tapi, kamu nggak harus buru-buru bisa menguasai semuanya kok, kamu bisa mulai berlatih secara perlahan tapi tetap rutin.
Supaya proses target belajar bahasa Mandarinmu terpenuhi, kamu bisa mengikuti Kelas Mandarin di ICAN Learning Centre. Dengan belajar secara bertahap dan berlatih secara rutin, kamu bisa membangun dasar pelafalan yang lebih baik sekaligus meningkatkan kepercayaan diri saat menggunakan bahasa Mandarin dalam percakapan.





