Mengenal Apa Itu Slip of Tongue dan Cara Mencegahnya Saat Berbicara Bahasa Inggris

Mengenal Apa Itu Slip of Tongue dan Cara Mencegahnya Saat Berbicara Bahasa Inggris
Table of Contents

Raih Prestasi Bersama ILC

Isi form berikut buat dapetin info lengkap soal harga, paket, dan promo terbaru dari ILC!

Slip of the tongue atau yang sering kita kenal sebagai keseleo lidah, salah ucap, maupun salah sebut adalah kesalahan yang tidak disengaja saat kita berbicara. Fenomena ini terjadi ketika kata-kata yang keluar dari mulut berbelok dari apa yang sebenarnya direncanakan atau dipikirkan oleh otak kamu secara spontan.

Meski terkadang terdengar menggelitik atau memicu rasa canggung, kondisi ini sangat wajar dialami oleh siapa saja. Keseleo lidah biasanya muncul ketika kamu sedang terburu-buru berbicara, merasa lelah, kehilangan fokus, atau saat pikiran kamu bergerak jauh lebih cepat dibandingkan artikulasi kata yang diucapkan.

Jenis-Jenis Slip of the Tongue

Dalam kajian psikolinguistik, slip of the tongue dapat dikategorikan ke dalam beberapa jenis berdasarkan bentuk kesalahan yang terjadi. Berikut jenis-jenisnya beserta penjelasan dan contoh dalam bahasa Inggris: 

1. Anticipation

Anticipation terjadi ketika bunyi atau kata yang seharusnya diucapkan nanti justru terlontar lebih awal. Hal ini muncul karena pikiran kamu bergerak lebih cepat dari ucapan, sehingga kata yang akan datang tanpa sadar ‘mencuri start’ dan terselip di awal kalimat.

Contoh:

  • Intended: reading list
  • Slip: leading list

Bunyi /l/ pada kata list mempengaruhi pengucapan kata reading sehingga bunyi awalnya berubah menjadi /l/. 

2. Perseveration

Perseveration terjadi ketika bunyi dari kata yang baru saja kamu ucapkan justru terbawa dan ‘tertinggal’ di pikiran, sehingga tanpa sadar terulang kembali pada kata berikutnya. Kesalahan ini menunjukkan bagaimana otak kamu masih memproses elemen kata sebelumnya saat ujaran baru sudah harus disampaikan.

Contohnya:

  • Intended: big dog
  • Slip: big bog

Bunyi /g/ pada kata big memengaruhi bunyi awal kata dog, sehingga kata tersebut berubah menjadi bog.

3. Exchange

Exchange terjadi ketika dua bunyi atau kata secara tidak sengaja saling bertukar tempat di dalam satu kalimat. Fenomena ini muncul saat pikiran kamu merangkai kalimat dengan cepat, sehingga dua unsur ucapan tersebut ‘saling tukar posisi’ saat keluar dari mulut.

Contoh:

  • Intended: pack rat 
  • Slip: rat pack 

Kedua kata bertukar posisi, sehingga contoh ini lebih jelas menunjukkan word exchange.

4. Substitution

Substitution terjadi ketika kamu tanpa sengaja mengganti bunyi atau kata yang seharusnya diucapkan dengan kata lain yang sama sekali berbeda. Hal ini biasanya muncul karena adanya kemiripan makna, hubungan kategori, atau asosiasi pikiran yang mendadak melintas saat kamu berbicara.

Contoh:

  • Intended: Please turn on the light.
  • Slip: Please turn on the lamp.

Pada contoh ini, kata lamp menggantikan light. Jika penggantian terjadi karena kesalahan spontan, bukan karena perubahan pilihan kata yang disengaja, hal tersebut dapat dikategorikan sebagai kesalahan pemilihan kata.

5. Addition

Addition terjadi ketika kamu tanpa sadar menyelipkan bunyi atau huruf tambahan yang sebenarnya tidak ada di dalam kata tersebut. Fenomena ini biasanya muncul saat alat ucap kamu secara refleks menambahkan bunyi ekstra untuk mempermudah transisi pengucapan antar suku kata.

Contohnya:

  • Intended: school
  • Slip: sakool

Contoh ini dapat digunakan untuk menggambarkan penyisipan bunyi tambahan, asalkan dijelaskan bahwa bentuk sakool merupakan ilustrasi kesalahan pengucapan spontan, bukan ejaan bahasa Inggris yang benar.

6. Deletion

Deletion terjadi ketika ada bunyi, suku kata, atau bagian kata yang tanpa sadar ‘hilang’ dan terlewat begitu saja saat kamu berbicara. Fenomena ini umumnya muncul ketika kamu berbicara dengan tempo yang sangat cepat atau saat fokus artikulasi kamu berkurang.

Contohnya:

  • Intended: asks
  • Slip: ask

Bunyi akhir /s/ pada asks tidak terucapkan. 

Namun, penghilangan bunyi tidak selalu merupakan slip of the tongue. Hal tersebut juga dapat disebabkan oleh aksen, proses penyederhanaan pengucapan, atau kebiasaan berbicara. Konteks diperlukan untuk menentukan apakah kesalahan terjadi secara spontan.

7. Malapropism

Malapropism terjadi ketika kamu tanpa sadar menggunakan kata yang bunyinya sangat mirip dengan kata yang sebenarnya ingin kamu sebut, padahal artinya jauh berbeda. Kesalahan ini biasanya memicu situasi lucu atau membingungkan karena kata yang meluncur dari mulut kamu memberikan makna yang sama sekali tidak relevan dengan konteks pembicaraan.

Contohnya:

  • Intended: apprehend
  • Slip: reprehend 

Kesalahan ini dapat terjadi ketika seseorang memilih kata berdasarkan kemiripan bunyi tanpa menyadari perbedaan maknanya.

8. Spoonerism

Spoonerism terjadi ketika bunyi atau huruf di awal dari dua kata yang berurutan secara tidak sengaja saling bertukar tempat. Istilah unik ini diambil dari nama William Archibald Spooner, seorang pengajar yang memang terkenal sering lidahnya terpelintir dan membalikkan bunyi awal kata saat berbicara.

Contohnya:

  • Intended: You have missed all my history lectures.
  • Spoonerism: You have hissed all my mystery lectures.

Pada contoh tersebut, bunyi awal kata hissed dan mystery bertukar sehingga menghasilkan susunan kata yang berbeda.

Spoonerism sering digunakan sebagai permainan kata yang lucu, tetapi pertukaran bunyi serupa juga dapat terjadi secara tidak sengaja saat berbicara.

9. Word Blend atau Blending

Word blend atau blending terjadi ketika pikiran kamu bermaksud menyebut dua kata berbeda secara bersamaan, hingga akhirnya kedua kata tersebut ‘bertabrakan’ dan melebur jadi satu kata baru secara tidak sengaja. Kesalahan ini menunjukkan bagaimana otak kamu memproses dua pilihan kata sekaligus dalam satu momen, lalu secara refleks menggabungkannya saat diucapkan.

Contohnya:

  • Intended: expect + suppose 
  • Blend: expose 

Contoh ini menjelaskan penggabungan dua kata yang bersaing dalam proses pemilihan kata. 

Baca Juga: Berbagai Cara untuk Describing People dalam Bahasa Inggris
Perbedaan How Much dan How Many

Cara Mencegah Slip of Tongue Ketika Berbicara Bahasa Inggris

Agar komunikasi lebih lancar dan mudah dipahami, berikut beberapa cara mencegah slip of the tongue ketika berbicara bahasa Inggris: 

1. Kurangi Tempo dan Kontrol Kecepatan Bicara

Banyak orang mengira bahwa berbicara cepat adalah tanda bahwa seseorang sudah sangat fasih. Padahal, kelancaran berbahasa yang sebenarnya itu dinilai dari seberapa jelas ide kamu bisa tersampaikan dengan baik, bukan dari seberapa cepat kata-kata keluar dari mulut.

Mulai sekarang, cobalah untuk berbicara dengan lebih santai dan beri sedikit jeda. Cara sederhana ini memberikan waktu ekstra bagi otak kamu untuk memilih kosakata yang paling tepat sebelum akhirnya diucapkan oleh lidah.

Gunakan filler words alami seperti “well…”, “you see…”, atau “anyway…” sebagai jeda taktis untuk berpikir tanpa merusak ritme percakapan.

2. Buka Mulut Lebih Lebar

Slip of the tongue sering kali terjadi cuma karena mulut kamu kurang terbuka lebar saat berbicara, sehingga suara yang keluar terdengar bergumam dan tidak jelas. Untuk mengatasinya, pastikan kamu menggerakkan otot rahang dan bibir secara lebih ekspresif saat mengucapkan tiap kata dalam bahasa Inggris.

Selain itu, kamu bisa melatih kelenturan lidah dengan rajin membaca tongue twisters seperti “She sells seashells by the seashore” beberapa menit sebelum melakukan presentasi atau percakapan penting. Latihan kecil ini efektif bikin otot mulut kamu lebih fleksibel dan siap mengartikulasikan kata dengan lebih jelas. 

3. Rutin Melatih Otot Mulut dengan Teknik Shadowing

Bagi sebagian pembelajar bahasa Inggris yang berbahasa Indonesia, beberapa bunyi seperti /θ/ pada think dan /ð/ pada this mungkin membutuhkan latihan tambahan karena tidak memiliki padanan yang persis sama dalam bahasa Indonesia. Latihan shadowing dapat membantu membiasakan diri dengan pengucapan, ritme, dan intonasi bahasa Inggris.

Untuk melatihnya, kamu bisa menerapkan Teknik Shadowing. Cukup dengarkan audio dari native speaker di YouTube atau podcast, lalu tiru langsung ucapan mereka persis saat mereka sedang berbicara. Cara ini sangat ampuh melatih muscle memory lidah kamu agar makin terbiasa dan otomatis menyatu dengan ritme serta aksen bahasa Inggris.

4. Kuasai Frasa Gabungan, Bukan Kata per Kata

Menghafal kata satu per satu secara terpisah justru bikin otak kamu bekerja ekstra keras untuk menyusun tata bahasa (grammar) saat berbicara. Beban mental yang terlalu berat inilah yang seringkali memicu speech block atau malah bikin lidah kamu keseleo.

Solusinya, mulailah fokus mempelajari frasa utuh (collocations atau chunks). Daripada kamu cuma menghafal kata tunggal seperti “decision”, jauh lebih efektif kalau kamu langsung mengingatnya dalam satu paket frasa seperti “make a decision”. Cara ini bikin percakapan kamu mengalir jauh lebih alami tanpa perlu mikir terlalu lama.

5. Kelola Kecemasan

Ketika merasa gugup, tubuh kamu bakal memproduksi adrenalin berlebih yang bikin otot-otot sekitar mulut tegang dan detak jantung makin cepat. Kondisi seperti inilah yang secara langsung sering memicu slips of the tongue atau lidah keseleo saat berbicara.

Untuk mengatasinya, kamu bisa menerapkan pernapasan diafragma dengan menarik napas secara perlahan dan dalam sebelum mulai berbicara. Selain itu, ubah juga mindset kamu terhadap kesalahan, jika terjadi kesalahan, jangan panik. Cukup perbaiki dengan tenang menggunakan frasa koreksi diri yang wajar seperti “I mean…” lalu lanjutkan pembicaraan kamu dengan percaya diri.

Baca Juga: Jenis-jenis Taste Vocabulary Bahasa Inggris yang Bisa Kamu Pelajari

Setiap orang pasti pernah mengalami slip of the tongue atau keseleo lidah saat berbicara bahasa Inggris. Namun, dengan mengontrol tempo, melatih artikulasi lewat shadowing, menguasai collocations, serta mengelola rasa cemas, kamu bisa tampil jauh lebih percaya diri dan lancar. Untuk kamu yang ingin makin jago mengasah kemampuan speaking dan mengatasi rasa canggung saat berbicara, ICAN Learning Centre (ILC) siap mendampingi proses belajarmu dengan metode pembelajaran yang interaktif, praktis, dan menyenangkan.

Raih Prestasi Bersama ILC

Isi form berikut buat dapetin info lengkap soal harga, paket, dan promo terbaru dari ILC!

Artikel Terbaru