Kejadian yang sudah selesai di masa lalu dalam bahasa Inggris biasanya diceritakan dalam bentuk Simple Past Tense. Kamu mungkin familiar dengan tenses yang satu ini karena sering digunakan di berbagai percakapan, entah itu film atau podcast bahasa Inggris. Simple past tense sendiri biasanya digunakan untuk menceritakan kejadian yang sudah terjadi dan selesai di masa lalu. Misalnya, kemarin, minggu lalu atau beberapa tahun yang lalu.
Pada tenses ini, kamu harus menggunakan verb 2, namun untuk kalimat negatif kamu perlu kembali ke verb 1 karena ada did atau didn’t yang harus disisipkan. Ada juga to be dalam bentuk lain, seperti was dan were yang masih menjadi bagian Simple Past Tense. Terkesan sulit, namun, kamu bisa belajar sedikit demi sedikit agar bisa memahami setiap rumusnya. Nah, ada beberapa trik simple yang bisa kamu terapkan untuk mempelajari past tense!
1. Mulai dari memahami cerita masa lalu
Cara paling gampang buat mengenali Simple Past Tense sebenarnya sederhana, cukup cari tahu dulu kapan kejadian tersebut terjadi. Kalau sesuatu yang sudah terjadi dan selesai di masa lalu, kemungkinan besar kamu bisa menggunakan Simple Past Tense.
Contohnya:
I visited my grandmother yesterday.
Kalimat tersebut menunjukkan kegiatan mengunjungi nenek yang terjadi kemarin dan sekarang sudah selesai. Itulah alasan mengapa kata kerja visit berubah menjadi visited.
Jadi, daripada pusing dengan rumus, coba biasakan tanya dulu pada diri sendiri ”Ini kejadiannya masih berlangsung atau sudah lewat?” Kalau jawabannya sudah lewat, kamu bisa mulai pertimbangkan memakai Simple Past Tense.
2. Kenalan sama Verb 1 dan Verb 2
Nah, kalau kamu sudah tau kapan Simple Past Tense digunakan, sekarang lanjut ke bagian yang paling sering muncul, yaitu perubahan kata kerja. Dalam banyak kalimat Simple Past Tense, kata kerja berubah dari Verb 1 menjadi Verb 2.
Contohnya:
- Go menjadi went
- Eat menjadi ate
- Study menjadi studied
- Watch menjadi watched
Kamu gak perlu mengingat semua daftar regular atau irregular verb yang jumlahnya banyak. Kamu bisa mulai belajar dari kata kerja yang paling sering kamu gunakan setiap hari. Misalnya, kamu cerita tentang pergi, makan, belajar, atau nonton. Berarti kamu bisa mulai dari go, eat, study, dan watch dulu. Jika kamu sudah sering menggunakannya, lama kelamaan kata kerja ini akan sangat kamu hafal.
3. Bedakan reguler dan irregular verb
Setelah mulai melihat perubahan Verb 1 ke Verb 2, kamu bakal sadar kalau nggak semua kata kerja bisa berubah dengan cara yang sama. Ada yang gampang karena tinggal ditambah –ed atau -d. Jenis ini disebut regular verb.
Sementara yang irregular verb, seperti ini contohnya:
- See jadi saw
- But jadi bought
- Write jadi wrote
Menghafal irregular verb memang cukup sulit, namun jangan paksa untuk menghafal semua sekaligus. Kamu bisa menghafal dan menggunakannya sesekali agar terkesan familiar. Belajar sedikit demi sedikit namun konsisten juga akan lebih baik daripada memaksa mengingat secara keseluruhan.
4. Biasakan membuat kalimat positif sederhana
Jika kamu masih baru belajar, nggak usah langsung loncat ke kalimat yang panjang-panjang. Coba mulai dari kalimat positif dulu karena polanya cukup gampang. Secara umum, bentuknya seperti ini:
Subject + Verb 2 + Object/Complement
Contoh kalimatnya:
- She watched a movie last night.
- They visited Bali last year.
Daripada cuma hafal rumusnya, lebih enak kalau langsung dipakai buat cerita. Jadi kamu juga bisa sekaligus tahu kata kerja mana yang perlu berubah menjadi Verb 2.
5. Kalau ada didn’t, Verb-nya balik lagi ke bentuk awal
Nah, ini jadi salah satu bagian yang lumayan sering bikin bingung. Saat membuat kalimat negatif, kamu akan menggunakan didn’t. Selain Itu, kata kerjanya kembali ke Verb 1.
Contohnya:
I didn’t go to school yesterday. Bukan I didn’t went to school yesterday.
Kenapa?
Karena tanda bahwa kalimat tersebut terjadi di masa lalu sudah ada di kata didn’t. Jadi, kata kerja setelahnya nggak perlu dibuat bentuk lampau lagi.
Baca Juga:
Contoh Kalimat Interogatif Past Tense
6. Ingat pola did untuk membuat pertanyaan
Untuk membuat pertanyaan, kamu bisa menaruh did di depan kalimat. Contohnya:
- Did you watch the movie last night?
- Did she visit her friend yesterday?
Sama seperti didn’t, kata kerja setelah did juga kembali ke Verb 1. Jika masih sering ketukar, kamu bisa mengingat bahwa did sudah membawa makna masa lalu. Jadi, kata kerja setelah itu nggak perlu berubah lagi.
7. Jangan lupa dengan Was dan Were
Selain Verb 2 dan did, ada juga was dan were. Biasanya, dua kata kerja ini digunakan saat kalimatnya nggak memakai kata kerja utama seperti, go, eat, atau watch, tetapi menjelaskan keadaan, kondisi, atau tempat.
Contohnya:
- I was tired yesterday.
- She was at home last night.
Secara umum, was digunakan untuk I, he, she, dan it. Sementara were digunakan untuk you, we, dan they. Ada satu hal yang perlu diingat, kalau sudah pakai was atau were, kamu nggak perlu menambahkan did.
8. Perhatikan kata yang menunjukkan waktu lampau
Mungkin terkadang kamu bisa lebih gampang mengenali Simple Past Tense dari keterangan waktunya. Beberapa kata yang sering muncul misalnya: yesterday, last night, last week, last year, two days ago atau in 2020.
Contoh kalimatnya: They moved to Jakarta two years ago.
Frasa two years ago menunjukkan kalau kejadian tersebut sudah terjadi dua tahun yang lalu. Tapi ingat juga, nggak semua kalimat Simple Past Tense selalu punya kata seperti yesterday atau last week. Jadi, tetap lihat cerita atau konteks kalimatnya, jangan cuma mengandalkan satu kata aja.
9. Coba ceritakan kegiatanmu kemarin
Salah satu latihan paling gampang adalah dengan menceritakan kegiatan yang kamu lakukan kemarin. Nggak perlu panjang kok, cukup tiga atau empat kalimat saja. Contohnya:
Yesterday, I woke up at 7 a.m. I had breakfast and watched a movie. In the afternoon, I visited my friend.
Dari cerita pendek seperti ini, kamu bisa latihan memakai beberapa Verb 2 sekaligus. Di keesokkan harinya, kamu bisa coba lagi dengan cerita yang berbeda. Lama-lama kamu akan lebih terbiasa menggunakan Simple Past Tense tanpa harus buka rumus dulu.
10. Sering latihan dan jangan takut salah
Terakhir, yang paling penting tentunya perbanyak latihan. Kamu bisa latihan dengan mengerjakan soal, membuat kalimat sendiri, menulis cerita pendek, atau belajar dari konten bahasa Inggris yang kamu suka.
Jika kamu lagi suka nonton film/drama, coba perhatikan kalimat yang membahas kejadian masa lalu. Kalau kamu nemuin kata seperti went, saw, atau bought, coba ingat lagi bentuk Verb 1-nya. Kalaupun kamu lupa, nggak apa-apa banget. Yang penting jangan cuma hafal rumusnya terus selesai. Semakin sering kamu melihat dan menggunakan Simple Past Tense, semakin lama kamu bakal makin terbiasa.
Baca Juga:
Rumus Kalimat Tanya Simple Present Tense
Simple past tense menjadi salah satu tenses dalam bahasa Inggris yang cukup mudah untuk dipelajari. Kamu cukup pahami terlebih dahulu jika tenses ini digunakan untuk membicarakan kejadian yang sudah selesai di masa lalu. Jika kamu ingin belajar bahasa Inggris dengan lebih efektif dan maksimal, kamu bisa belajar bersama ICAN Learning Centre (ILC). Sebagai kursus bahasa Inggris yang profesional, kami memiliki tim berpengalaman yang siap memaksimalkan kemampuan bahasa Inggris kamu.
ILC memiliki berbagai kelas yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan kamu, mulai dari General English hingga kursus persiapan IELTS dan TOEFL. Gabung sekarang dan tingkatkan kemampuan bahasa Inggris di ILC!





