10 Cara Menggunakan Complex Grammar Sentence di IELTS Speaking Agar Band 7

10 Cara Menggunakan Complex Grammar Sentence di IELTS Speaking Agar Band 7
Table of Contents

Raih Prestasi Bersama ILC

Isi form berikut buat dapetin info lengkap soal harga, paket, dan promo terbaru dari ILC!

Mencapai Skor 7 pada kriteria Grammatical Range and Accuracy dalam IELTS Speaking sebenarnya tidak menuntut kamu untuk terus-menerus menggunakan struktur kalimat yang rumit. Kunci utamanya terletak pada variasi struktur yang mengalir secara alami dan fleksibel. Penguji lebih menghargai kemampuan pembicara dalam memadukan kalimat sederhana dan kalimat kompleks secara pas, tanpa terkesan dipaksakan atau menghambat kelancaran berbicara.

Selain variasi, akurasi tetap menjadi poin yang sangat penting yang dinilai oleh penguji. Kamu memang masih diperbolehkan melakukan sedikit kesalahan tata bahasa, tetapi kesalahan tersebut tidak boleh sampai mengganggu pemahaman pendengar atau mengubah makna pesan yang ingin disampaikan. Dengan menguasai berbagai pola kalimat dan menggunakannya secara tepat serta percaya diri, peluangmu untuk mengamankan Skor 7 dalam IELTS Speaking akan semakin terbuka lebar.

Berikut adalah 10 cara menggunakan kalimat kompleks yang natural untuk IELTS Speaking :

1. Menggunakan Because (Sebab-Akibat)

Penggunaan kalimat kompleks dengan kata hubung “because” sangat efektif untuk langsung memperpanjang jawaban secara alami saat tes IELTS Speaking. Kata ini menghubungkan gagasan utama dengan alasan pendukung, sehingga struktur bicaramu tidak terputus-putus dan alur ide menjadi lebih runtut serta jelas.

Strategi ini ampuh meningkatkan skor IELTS pada kriteria Grammatical Range and Accuracy karena menunjukkan kemampuan membina kalimat kompleks. Selain itu, cara ini mendongkrak nilai Fluency and Coherence dengan menjaga pembicaraan tetap mengalir lancar dan mencegah jeda yang tidak perlu.

Contoh : “I prefer living in a quiet neighborhood because it helps me focus on my work.” (Saya lebih suka tinggal di lingkungan yang tenang karena hal itu membantu saya fokus pada pekerjaan saya.

2. Menggunakan Although / Even though (Pertentangan)

Penggunaan “although” atau “even though” secara otomatis mengubah dua gagasan yang bertentangan menjadi satu kalimat kompleks yang elegan. Kata hubung ini memaksa kamu untuk tidak hanya menyampaikan ide utama, tetapi juga langsung menambahkan nuansa atau kondisi sanggahan (concession) dalam satu alur bicara.

Strategi ini efektif mendongkrak skor IELTS pada kriteria Grammatical Range and Accuracy karena menunjukkan variasi struktur tata bahasa tingkat lanjut. Di saat yang sama, cara ini meningkatkan nilai Fluency and Coherence dengan memperlihatkan kemampuan menghubungkan gagasan bernuansa secara logis dan runtut.

Contoh : “Although the city center is quite crowded, I really love visiting the old cafes there” (Meskipun pusat kotanya cukup ramai, saya sangat suka mengunjungi kafe-kafe lama di sana.)

3. Menggunakan While (Perbandingan)

Penggunaan “while” memungkinkan kamu membandingkan dua situasi atau sudut pandang yang berbeda secara bersamaan dalam satu kalimat kompleks. Kata hubung ini memberi kontras yang halus, membuat jawaban terasa lebih kaya perspektif dan tidak terkesan memandang sesuatu secara tunggal.

Strategi ini ampuh meningkatkan skor IELTS pada kriteria Grammatical Range and Accuracy karena menunjukkan penguasaan struktur kalimat kompleks bernuansa komparatif. Selain itu, kriteria Fluency and Coherence kamu turut naik karena “while” menyambungkan dua ide secara mulus tanpa membuat jeda bicara terhenti.

Contoh : “While public transport is affordable, it can be very unreliable during rush hour.” (Meskipun transportasi umum terjangkau, layanannya bisa sangat tidak dapat diandalkan pada jam sibuk.)

4. Menggunakan Relative Clause (Who / Which / That)

Penggunaan relative clause (who, which, that) memungkinkan kamu menyisipkan informasi detail mengenai orang atau benda tanpa harus membuat kalimat baru yang terpisah. Pola ini secara instan menggabungkan dua ide tunggal menjadi satu kalimat kompleks yang padat dan kaya deskripsi.

Strategi ini ampuh mendongkrak skor IELTS pada kriteria Grammatical Range and Accuracy karena penggunaan relative pronoun merupakan indikator utama tingkat tata bahasa menengah-tinggi. Selain itu, kriteria Fluency and Coherence ikut meningkat karena informasi tambahan tersaji secara mengalir rapi tanpa memutus irama bicaramu.

Contoh : “I have a close friend who always inspires me to stay positive.” (Saya memiliki seorang teman dekat yang selalu menginspirasi saya untuk tetap positif.)

5. Menggunakan Relative Clause (Where / When)

Penggunaan relative clause dengan where atau when memungkinkan kamu memberikan detail spesifik tentang tempat atau waktu langsung di dalam satu kalimat kompleks. Kata ini menghubungkan objek lokasi atau waktu dengan peristiwa yang terjadi di dalamnya tanpa perlu memotong pembicaraan menjadi kalimat-kalimat kecil.

Strategi ini ampuh meningkatkan skor IELTS pada kriteria Grammatical Range and Accuracy karena menunjukkan variasi struktur adverbial relative clause. Di saat yang sama, kriteria Fluency and Coherence ikut naik karena informasi latar tempat atau waktu tersusun secara logis dan mengalir mulus.

Contoh : “I miss my hometown where people are genuinely welcoming and friendly.” (“Saya rindu kampung halaman saya, tempat orang-orangnya benar-benar ramah dan hangat menyambut.”)

Baca Juga: 50+ Kosakata Akademik yang Paling Sering Muncul di IELTS Reading Section
7 Tips Ampuh Menguasai Paraphrasing di IELTS Writing Task 1

6. Menggunakan Second Conditional (If I could…)

Penggunaan second conditional (If + past simple, … would + infinitive) memungkinkan kamu menyatakan situasi hipotesis atau pengandaian yang tidak nyata di masa kini. Pola ini sangat berguna saat menjawab pertanyaan IELTS Speaking yang meminta opini, imajinasi, atau skenario alternatif.

Strategi ini sangat efektif mendongkrak skor IELTS pada kriteria Grammatical Range and Accuracy karena menunjukkan penguasaan struktur pengandaian (conditional clause) tingkat menengah-tinggi. Selain itu, kriteria Fluency and Coherence turut meningkat karena kamu dapat menyampaikan gagasan abstrak dan imajinatif secara runtut dan natural.

Contoh: “If I had more free time, I would travel around the world.” (Contoh: “Jika saya memiliki lebih banyak waktu luang, saya akan berkeliling dunia.”)

7. Menggunakan Past Perfect (By the time…)

Penggunaan past perfect (had + V3) dengan by the time memungkinkan kamu menunjukkan urutan kronologis dari dua kejadian yang telah berlalu di masa lalu. Pola kalimat kompleks ini sangat ideal digunakan pada Part 2 untuk memperjelas konteks cerita dan menunjukkan latar belakang kejadian secara presisi.

Strategi ini ampuh mendongkrak skor IELTS pada kriteria Grammatical Range and Accuracy karena membuktikan penguasaan struktur tenses tingkat lanjut (advanced grammar). Selain itu, kriteria Fluency and Coherence ikut meningkat karena alur cerita tersusun secara urut dan logis tanpa membingungkan penguji. 

Contoh : “By the time we arrived at the station, the train had already left.” (Saat kami tiba di stasiun, kereta sudah berangkat.)

8. Menggunakan Time Clause (When / As soon as)

Penggunaan time clause (when, as soon as) memungkinkan kamu menyambungkan dua kejadian yang berkaitan dengan waktu secara presisi dalam satu kalimat kompleks. Pola ini memperjelas mana aksi yang terjadi lebih dulu atau bersamaan, sehingga alur penjelasan atau ceritamu tersusun rapi.

Strategi ini ampuh mendongkrak skor IELTS pada kriteria Grammatical Range and Accuracy karena menunjukkan penguasaan klausa kata keterangan waktu (adverbial time clause). Selain itu, kriteria Fluency and Coherence ikut naik karena transisi antarkejadian terasa mulus dan mudah diikuti oleh penguji.

Contoh : “As soon as I finish my degree, I plan to get a job overseas.” (Segera setelah saya menyelesaikan studi, saya berencana mencari pekerjaan di luar negeri.)

9. Menggunakan Contrast (I used to… but now)

Penggunaan double comparative (The [comparative]…, the [comparative]…) memungkinkan kamu menunjukkan hubungan dua variabel yang saling mempengaruhi dan berubah secara bersamaan. Pola kalimat kompleks ini memberikan efek penekanan yang kuat dan membuat penjelasan terasa lebih dinamis.

Strategi ini sangat ampuh mendongkrak skor IELTS pada kriteria Grammatical Range and Accuracy karena tergolong struktur tata bahasa tingkat tinggi (advanced syntax) yang jarang digunakan kandidat biasa. Selain itu, kriteria Fluency and Coherence ikut meningkat karena hubungan sebab-akibat yang bertahap tersampaikan secara sangat logis dan lancar.

Contoh : “I used to play video games every day, but nowadays I prefer reading books.” (Dulu saya bermain video game setiap hari, tetapi sekarang saya lebih suka membaca buku.)

10. Menggunakan Double Comparative (The more… the more)

Penggunaan double comparative (The [comparative]…, the [comparative]…) memungkinkan kamu menunjukkan hubungan dua variabel yang saling mempengaruhi dan berubah secara bersamaan. Pola kalimat kompleks ini memberikan efek penekanan yang kuat dan membuat penjelasan terasa lebih dinamis.

Strategi ini sangat ampuh mendongkrak skor IELTS pada kriteria Grammatical Range and Accuracy karena tergolong struktur tata bahasa tingkat tinggi (advanced syntax) yang jarang digunakan kandidat biasa. Selain itu, kriteria Fluency and Coherence ikut meningkat karena hubungan sebab-akibat yang bertahap tersampaikan secara sangat logis dan lancar.

Contoh : “The more I practice speaking English, the more confident I become.” (Semakin sering saya berlatih berbicara bahasa Inggris, semakin percaya diri saya jadinya.)

Baca Juga: Jenis-jenis Jebakan (Distractors) dalam IELTS Listening dan Reading

Menguasai variasi kalimat kompleks mulai dari penggunaan kata hubung sederhana seperti because hingga struktur tingkat lanjut seperti double comparative adalah kunci utama mendongkrak skor Grammatical Range and Accuracy sekaligus kelancaran bicara kamu hingga meraih Band 7+ di tes IELTS Speaking. Kamu bisa mengasah dan melatih penggunaan tata bahasa alami ini secara intensif melalui bimbingan terarah dan simulasi tes langsung bersama para instruktur profesional di ICAN Learning Centre (ILC) agar performa bicaramu saat ujian makin percaya diri dan maksimal.

Raih Prestasi Bersama ILC

Isi form berikut buat dapetin info lengkap soal harga, paket, dan promo terbaru dari ILC!

Artikel Terbaru