20+ Daftar Kata Kerja yang Wajib Diikuti To-Infinitive dan Contohnya

20+ Daftar Kata Kerja yang Wajib Diikuti To-Infinitive dan Contohnya
Table of Contents

Raih Prestasi Bersama ILC

Isi form berikut buat dapetin info lengkap soal harga, paket, dan promo terbaru dari ILC!

Dalam bahasa Inggris, beberapa kata kerja secara otomatis membutuhkan bentuk to-infinitive (seperti to go, to study, atau to learn) ketika menyambungnya dengan kata kerja lain. Pola ini muncul karena kata kerja utamanya biasanya mengarah pada suatu tindakan yang belum terjadi, melainkan baru direncanakan, diinginkan, atau diharapkan di masa depan.

Itulah mengapa ungkapan seperti “I want to learn” atau “We decided to go” terasa sangat alami di telinga native speakers. Menguasai pola kelompok kata kerja ini bakal bikin susunan kalimatmu makin tepat secara tata bahasa, terdengar lebih luwes, dan menghindarkan kamu dari kekeliruan umum seperti menggunakan v-ing pada tempat yang salah.

Berikut 20+ kata kerja yang umum diikuti to-infinitive, lengkap dengan alasan dan contohnya.

1. Agree (Setuju)

Pola : agree + to + V1

Alasan utama mengapa agree harus diikuti oleh to-infinitive adalah karena tindakan atau kegiatan tersebut baru akan dilakukan setelah persetujuan dibuat.  Menegaskan adanya komitmen atau kesediaan seseorang untuk melangkah ke tindakan berikutnya, sehingga arah dan tujuan kalimatmu menjadi sangat jelas dan runtut.

Contoh : She agreed to help me with the project. (Dia setuju untuk membantuku mengerjakan proyek tersebut.)

2. Decide (Memutuskan)

Pola : decide + to + V1

Penggunaan to-infinitive setelah kata kerja decide disebabkan oleh sifat dari keputusan itu sendiri yang selalu mendahului tindakannya. Ketika kamu memutuskan sesuatu (decide), tindakan yang diputuskan tersebut baru akan terjadi di masa depan atau langkah berikutnya.

Contoh : He decided to study abroad. (Dia memutuskan untuk belajar di luar negeri.)

3. Expect (Mengharapkan)

Pola : expect + to + V1

Alasan kata expect wajib diikuti oleh to-infinitive adalah karena harapan atau perkiraan (expectation) selalu berorientasi pada masa depan. Ketika kamu berharap atau memperkirakan sesuatu, tindakan tersebut jelas belum terjadi saat ini. 

Contoh : We expect to finish the project next week. (Kami berharap dapat menyelesaikan proyek tersebut minggu depan.)

4. Hope (Berharap)

Pola : hope + to + V1

Kata hope diikuti oleh to-infinitive karena harapan secara alami selalu mengarah pada peristiwa yang belum terjadi. Saat kamu menggantungkan sebuah harapan (hope), tindakan yang kamu inginkan tersebut berada di titik waktu setelahnya.

Contoh : 

I hope to visit Japan someday. (Saya berharap dapat mengunjungi Jepang suatu hari nanti.)

5. Plan (Berencana)

Pola : plan + to + V1

Kata plan wajib diikuti oleh to-infinitive karena sebuah rencana pada hakikatnya dibuat sebelum eksekusi tindakannya berjalan. Saat kamu merencanakan sesuatu (plan), tindakan tersebut masih berupa rancangan langkah yang baru akan kamu wujudkan di masa depan.

Contoh :  They plan to launch a new product next month. (Mereka berencana meluncurkan produk baru bulan depan.) 

6. Want (Ingin)

Pola : want + to + V1

Want menunjukkan keinginan subjektif seseorang terhadap suatu aksi. Keinginan secara alami mendahului realisasi tindakan tersebut, sehingga to-infinitive bertindak sebagai penunjuk tujuan akhir dari keinginan yang hendak dicapai.

Contoh : I want to improve my English skills. (Saya ingin meningkatkan kemampuan bahasa Inggris saya.)

7. Need (Perlu / Membutuhkan)

Pola : need + to + V1

Refuse mengekspresikan keputusan sadar untuk tidak mengeksekusi suatu tindakan. To-infinitive di sini berfungsi memodelkan aksi prospektif yang ditolak atau tidak akan dieksekusi oleh subjek.

Contoh :  He refused to answer the question. (Dia menolak menjawab pertanyaan tersebut.)

8. Offer (Menawarkan)

Pola : offer + to + V1

Offer menyatakan kesediaan atau kehendak sukarela seseorang untuk mengambil suatu tindakan bagi pihak lain. Aksi bantuan tersebut baru akan terealisasi jika penawaran diterima.

Contoh :  She offered to help us. (Dia menawarkan diri untuk membantu kami.)

9. Manage (Berhasil melakukan)

Pola : manage + to + V1

Manage to do menekankan bahwa usaha dan proses yang dilakukan subjek akhirnya membuahkan keberhasilan dalam menyelesaikan tindakan yang dituju, meskipun dihadapkan pada hambatan.

Contoh : I managed to finish the report before the deadline. (Saya berhasil menyelesaikan laporan sebelum tenggat waktu.)

10. Learn (Belajar untuk)

Pola : learn + to + V1 

Learn diikuti to-infinitive saat merujuk pada proses akuisisi kemampuan atau keterampilan baru agar subjek dapat melakukan tindakan tersebut secara mandiri di kemudian hari.

Contoh : She is learning to speak Mandarin. (Dia sedang belajar berbicara bahasa Mandarin.)

Baca Juga: Kata Kerja Tidak Beraturan (Irregular Verbs): Contoh, Ciri-Ciri dan Jenisnya

11. Choose (Memilih)

Pola : choose + to + V1

Tindakan memilih (choose) selalu mendahului pelaksanaan dari pilihan tersebut. To-infinitive digunakan untuk menetapkan opsi tindakan mana yang akhirnya ditetapkan oleh subjek.

Contoh : He chose to stay at home. (Dia memilih untuk tetap di rumah.)

12. Attempt (Berusaha / Mencoba)

Pola : attempt + to + V1

Attempt mencerminkan pengerahan energi atau usaha untuk mencapai target tindakan tertentu, terutama tindakan yang menantang atau sulit untuk dicapai.

Contoh : The company attempted to reduce its operating costs. (Perusahaan tersebut berusaha mengurangi biaya operasionalnya.)

13. Pretend (Berpura-pura)

Pola : pretend + to + V1

Pretend memproyeksikan sebuah kondisi atau tindakan tiruan. To-infinitive di sini mengindikasikan peran atau aksi yang sedang diproyeksikan seolah-olah nyata oleh subjek.

Contoh :  He pretended to understand the situation. (Dia berpura-pura memahami situasi tersebut.)

14. Seem (Tampak / Terlihat)

Pola : seem + to + V1

Seem digunakan sebagai kata kerja persepsi untuk mengaitkan keadaan atau pengamatan langsung dengan suatu tindakan atau kondisi dari subjek.

Contoh : She seems to know the answer. (Dia tampaknya mengetahui jawabannya.)

15. Tend (Cenderung)

Pola : tend + to + V1

Tend menunjukkan adanya disposisi, pola kebiasaan, atau kecenderungan perilaku subjek untuk melakukan suatu tindakan tertentu dalam situasi berulang.

Contoh : People tend to use social media every day. (Orang-orang cenderung menggunakan media sosial setiap hari.)

16. Afford (Mampu secara finansial/sumber daya)

Pola : afford + to + V1

Afford (biasanya digunakan bersama can/cannot) mengukur kapasitas sumber daya (uang/waktu) subjek untuk menanggung konsekuensi dari pelaksanaan tindakan tertentu.

Contoh : I can’t afford to buy a new laptop. (Saya tidak mampu membeli laptop baru.)

17. Arrange (Mengatur / Mengatur jadwal)

Pola : arrange + to + V1

Arrange merujuk pada proses perencanaan logistik atau koordinasi jadwal yang dilakukan terlebih dahulu sebelum tindakan inti diselenggarakan.

Contoh : We arranged to meet at the station. (Kami mengatur untuk bertemu di stasiun.)

18. Prepare (Bersiap)

Pola : prepare + to + V1

Prepare menandai fase persiapan awal yang wajib dilakukan subjek sebelum melangkah ke eksekusi tindakan utama di tahap berikutnya.

Contoh : They are preparing to take the IELTS test.(Mereka sedang mempersiapkan diri untuk mengikuti tes IELTS.)

19. Dare (Berani)

Pola : dare + to + V1

Ketika digunakan sebagai kata kerja utama (main verb), dare menunjukkan keberanian moral atau fisik subjek untuk melompati rasa takut demi mengeksekusi suatu tindakan.

Contoh : She didn’t dare to ask him. (Dia tidak berani bertanya kepadanya.)

20. Fail (Gagal)

Pola : fail + to + V1

Fail menandai ketidakmampuan atau keterbatasan subjek dalam mewujudkan ekspektasi tindakan yang seharusnya atau ditargetkan untuk terjadi.

Contoh : He failed to complete the assignment on time. (Dia gagal menyelesaikan tugas tepat waktu.)

Baca Juga: Panduan Lengkap Belajar Bentuk Kata Kerja Verb 1 2 3

21. Intend (Berniat)

Pola : intend + to + V1

Intend menyatakan formulasi gagasan atau niat di dalam pikiran subjek sebelum niat tersebut diproyeksikan menjadi tindakan nyata.

Contoh : She intends to pursue a master’s degree in Germany. (Dia berniat untuk melanjutkan studi S2 di Jerman.)

22. Deserve (Layak / Pantas)

Pola : deserve + to + V1

Deserve menghubungkan kualifikasi atau hak yang dimiliki subjek dengan konsekuensi perlakuan/tindakan yang layak diterima olehnya.

Contoh : You deserve to receive proper recognition for your hard work. 9Kamu layak mendapatkan pengakuan yang pantas atas kerja kerasmu.)

23. Hesitate (Ragu-ragu)

Pola : hesitate + to + V1

Hesitate menggambarkan adanya jeda atau keraguan mental pada diri subjek tepat sebelum ia memutuskan untuk melangkah mengeksekusi tindakan tersebut.

Contoh : Please do not hesitate to contact us if you need help. (Jangan ragu untuk menghubungi kami jika Anda membutuhkan bantuan.)

Baca Juga: 5 Cara Mudah Hafalan Kata Kerja Bahasa Inggris

Secara keseluruhan, penggunaan to-infinitive setelah kata kerja utama bertujuan untuk menunjukkan tindakan yang berorientasi ke masa depan baik berupa rencana, niat, harapan, maupun keputusan yang baru akan dieksekusi. Memahami pola tata bahasa ini sangat penting agar kamu bisa menyusun kalimat bahasa Inggris secara presisi, logis, dan percaya diri tanpa perlu ragu lagi saat berbicara maupun menulis.

Nah, jika kamu ingin melatih dan mengasah pemahaman grammar serta kemampuan speaking secara lebih mendalam melalui bimbingan interaktif, ICAN Learning Centre (ILC) siap membantu kamu untuk menguasai bahasa Inggris hingga fasih lewat berbagai program belajar yang dirancang efektif dan menyenangkan!

Raih Prestasi Bersama ILC

Isi form berikut buat dapetin info lengkap soal harga, paket, dan promo terbaru dari ILC!

Artikel Terbaru