Jenis kalimat yang paling umum digunakan dalam komunikasi sehari-hari, penulisan artikel, maupun karya sastra adalah kalimat deklaratif atau kalimat berita. Fungsi utamanya sangat sederhana namun sangat penting, yaitu untuk menyampaikan informasi, menyatakan fakta, atau mengungkapkan argumen tanpa bermaksud memicu reaksi khusus seperti kalimat perintah atau tanya. Karena sifatnya yang fleksibel, kalimat ini menjadi fondasi utama dalam merangkai sebuah cerita maupun menjelaskan sebuah fenomena.
Dalam percakapan santai, kita sering menggunakannya saat berbagi kabar, seperti “Hari ini cuacanya sangat cerah.” Sementara itu, dalam dunia jurnalistik dan sastra, kalimat ini bertransformasi menjadi alat kuat untuk membangun narasi yang mengalir dan menyusun argumen yang logis. Fleksibilitas inilah yang membuatnya menjadi bentuk kalimat yang paling sering kita temui dan gunakan setiap harinya.
Ciri-Ciri Kalimat Declarative
Declarative sentence (kalimat deklaratif) adalah jenis kalimat yang paling sering digunakan dalam komunikasi sehari-hari maupun penulisan ilmiah. Fungsi utamanya adalah untuk menyatakan fakta, memberikan informasi, menyampaikan pendapat, atau membuat pernyataan secara langsung. Berikut adalah ciri-ciri utama kalimat declarative yang membedakannya dari jenis kalimat lain. :
1. Selalu Diakhiri dengan Tanda Titik
Ciri visual yang paling mutlak dari kalimat deklaratif adalah tanda bacanya. Kalimat ini tidak pernah diakhiri dengan tanda tanya (?) seperti kalimat interogatif, atau tanda seru (!) seperti kalimat perintah (imperative) atau seruan (exclamatory). Kalimat ini selalu ditutup dengan tanda titik (.) karena tujuannya hanya memberikan informasi.
2. Memiliki Struktur Pola Subjek Mendahului Kata Kerja (S + V)
Kalimat deklaratif standar selalu mengikuti urutan tata bahasa yang baku, di mana Subjek (Subject) diletakkan di awal kalimat dan diikuti oleh Kata Kerja (Verb) atau kata kerja bantu (auxiliary verb).
Rumus Dasar: Subject + Verb + Object/Complement
3. Bertujuan Menyampaikan Informasi
Secara fungsi atau pragmatik, kalimat deklaratif bersifat netral karena murni bertujuan untuk menyampaikan suatu informasi tanpa menuntut adanya tindakan khusus dari pendengar seperti kalimat perintah, ataupun mengharapkan jawaban seperti kalimat tanya. Saat diucapkan, kalimat ini biasanya memiliki intonasi yang cenderung datar atau menurun di akhir kata, sehingga memberikan kesan penyampaian berita atau pernyataan yang lugas dan apa adanya.
4. Bisa Berbentuk Positif (Affirmative) maupun Negatif (Negative)
Kalimat deklaratif tidak selalu berupa pernyataan positif. Selama kalimat tersebut berfungsi memberikan informasi atau menyatakan suatu kondisi (baik itu benar terjadi atau tidak terjadi), kalimat tersebut tetap dikategorikan sebagai kalimat deklaratif.
Bentuk Positif: Menyatakan sesuatu yang ada atau terjadi.
Bentuk Negatif: Menyatakan penyangkalan dengan menambahkan kata seperti not, never, atau no.
5. Menyatakan Fakta, Opini, atau Argumen
Isi dari kalimat deklaratif sebenarnya sangat bervariasi tergantung pada konteks komunikasinya, karena bisa digunakan untuk menyatakan sebuah fakta ilmiah atau kebenaran umum yang mutlak. Selain itu, kalimat ini juga sering dipakai untuk menyampaikan opini atau penilaian pribadi tentang apa yang dipikirkan dan dirasakan pembicara, hingga menceritakan sebuah peristiwa sejarah maupun kejadian nyata yang sudah, sedang, atau akan terjadi.
Fakta Ilmiah/Umum: Menyatakan kebenaran yang mutlak.
Opini/Penilaian Pribadi: Menyampaikan apa yang dipikirkan atau dirasakan oleh pembicara terhadap suatu hal.
Pernyataan Historis/Peristiwa: Menceritakan sebuah kejadian yang sudah, sedang, atau akan terjadi.
Contoh Struktur Kalimat Declarative
Dalam bahasa Inggris, struktur dasar kalimat deklaratif mengikuti pola Subjek (S) + Predikat/Kata Kerja (V), yang bisa dikembangkan dengan Objek (O), Pelengkap (C), atau Keterangan (A). Berikut adalah beberapa contoh struktur kalimat deklaratif beserta contohnya:
Kalimat Deklaratif Sederhana (Simple)
Kalimat ini hanya terdiri dari satu klausa independen (bisa berdiri sendiri) dan menyampaikan satu pikiran yang utuh. Polanya sangat mendasar, biasanya hanya berkisar di antara S + V atau S + V + O.
Pola: Subjek (S) + Kata Kerja (V) atau Subjek (S) + Kata Kerja (V) + Objek (O)
Contoh :
- The birds fly.
- Rian closed the door.
Kalimat Deklaratif dengan Pelengkap (with Complement)
Pelengkap (complement) berfungsi untuk memberikan informasi tambahan, sifat, atau identitas pada subjek atau objek. Kalimat ini wajib menggunakan linking verb (seperti is, am, are, look, become, feel). Tanpa pelengkap, makna kalimatnya menjadi tidak menggantung atau tidak lengkap.
Pola: Subjek (S) + Linking Verb (LV) + Pelengkap Subjek (C)
Contoh :
- She is an engineer.
- The coffee tastes bitter.
Kalimat Deklaratif dengan Keterangan (with Adverbial)
Struktur ini menambahkan kata keterangan (adverbial) untuk memberikan informasi tambahan mengenai waktu, tempat, atau cara bagaimana kata kerja tersebut dilakukan. Keterangan ini sifatnya opsional secara tata bahasa, namun penting untuk detail informasi.
Pola: Subjek (S) + Kata Kerja (V) + Keterangan (A)
Contoh :
- They arrived early.
- He sings beautifully in the shower
Kalimat Deklaratif Kompleks (Complex)
Kalimat kompleks terdiri dari satu klausa independen (klausa utama yang bisa berdiri sendiri) dan minimal satu klausa dependen (anak kalimat yang diawali kata hubung seperti because, although, if, when, that dan tidak bisa berdiri sendiri).
Pola: Klausa Independen + Kata Hubung + Klausa Dependen
Contoh :
When the bell rang, the students left the classroom
I stayed at home because it was raining.
Baca Juga:
Kalimat Perintah dalam Bahasa Inggris
Kalimat deklaratif (declarative sentence) merupakan jenis kalimat berita yang berfungsi untuk menyampaikan fakta, opini, atau informasi, dengan ciri khas selalu diakhiri tanda titik (.), memiliki pola subjek mendahului kata kerja (S + V), serta dapat berbentuk positif maupun negatif melalui empat struktur utama, yaitu kalimat sederhana, dengan pelengkap (complement), dengan keterangan (adverbial), dan kalimat kompleks.
Pemahaman mendalam mengenai struktur kalimat deklaratif yang tepat ini menjadi salah satu materi esensial yang diajarkan di ICAN Learning Centre (ILC), guna membantu para siswa menguasai keterampilan menulis (writing) dan berbicara (speaking) bahasa Inggris secara formal, logis, dan efektif untuk kebutuhan akademik maupun komunikasi sehari-hari.





