5 Macam Tenses Masa Lampau dalam Bahasa Inggris yang Bisa Dipelajari

5 Macam Tenses Masa Lampau dalam Bahasa Inggris yang Bisa Dipelajari
Table of Contents

Raih Prestasi Bersama ILC

Isi form berikut buat dapetin info lengkap soal harga, paket, dan promo terbaru dari ILC!

Simple Past Tense merupakan salah satu tata bahasa paling mendasar dan penting dalam bahasa Inggris untuk menceritakan hal-hal yang sudah berlalu. Pada dasarnya, bentuk kata kerja ini digunakan untuk menyatakan suatu kejadian, kegiatan, atau kondisi yang dimulai dan telah sepenuhnya selesai di masa lalu. Kamu biasa menggunakannya saat hendak menceritakan pengalaman liburan kemarin, mengenang masa kecil, hingga melaporkan aktivitas sehari-hari yang baru saja usai dilakukan.

Untuk membentuk kalimatnya, kamu hanya perlu mengubah kata kerja dasar (verb 1) menjadi kata kerja bentuk kedua (verb 2), seperti walk menjadi walked atau eat menjadi ate. Penggunaannya pun sangat sering ditandai dengan penunjuk waktu yang spesifik di masa lalu, seperti yesterday, last week, atau two days ago. Dengan memahami pola sederhana ini, kamu bisa menceritakan kisah masa lalumu dengan jauh lebih lancar, runtut, dan percaya diri! 

Berikut adalah 5 tenses masa lampau dalam bahasa inggris dan beberapa contoh penggunaan :

1. Simple past tense

Simple Past Tense adalah bentuk tata bahasa (tenses) yang digunakan untuk menyatakan kejadian, tindakan, atau situasi yang terjadi dan telah selesai sepenuhnya di masa lalu.

Ciri khas utama dari tenses ini adalah penggunaan kata kerja bentuk kedua (Verb 2) untuk kalimat positif, serta kata kerja bantu did untuk kalimat negatif dan tanya. Selain itu, Simple Past Tense seringkali disertai dengan keterangan waktu yang spesifik, seperti yesterday (kemarin), last night (semalam), last year (tahun lalu), atau three days ago (tiga hari yang lalu).

Contoh kalimatnya : 

  • (+) : I visited my grandmother yesterday. (Saya mengunjungi nenek saya kemarin.)
  • (-) : I did not receive your message last night. (Saya tidak menerima pesanmu semalam.)
  • (?) : Did you finish your homework this morning? (Apakah kamu menyelesaikan pekerjaan rumahmu pagi ini?)

2. Past perfect tense

Past Perfect Tense adalah bentuk kata kerja yang digunakan untuk menyatakan suatu kejadian yang telah selesai terjadi sebelum kejadian lain terjadi di masa lalu.

Sederhananya, jika ada dua peristiwa yang sama-sama terjadi di masa lalu, Past Perfect Tense digunakan untuk menandai peristiwa yang terjadi lebih dulu.

Rumus Utama : Ciri khas Past Perfect Tense adalah penggunaan kata bantu had yang diikuti oleh kata kerja bentuk ketiga (Verb 3).

  • (+) Subjek + had + Verb 3 
  • (-) Subjek + had not (hadn’t) + Verb 3
  • (?) Had + Subjek + Verb 3?

Catatan : Had digunakan untuk semua subjek (I, You, They, We, He, She, It).

Contoh Kalimat : 

  • (+) : She had cleaned the house before her guests arrived. (Dia telah membersihkan rumah sebelum tamu-tamunya datang.)
  • (-) : He hadn’t studied Chinese before he moved to Beijing. (Dia belum pernah belajar bahasa Mandarin sebelum dia pindah ke Beijing.)
  • (?) : Had you met him before the party last night? (Apakah kamu pernah bertemu dengannya sebelum pesta semalam?)

3. Past continuous tense

Past Continuous Tense adalah bentuk kata kerja (tenses) yang digunakan untuk menyatakan suatu kejadian yang sedang berlangsung pada waktu tertentu di masa lalu. Bedanya dengan Simple Past Tense yang menekankan bahwa suatu kejadian sudah selesai, Past Continuous Tense menekankan proses atau durasi kejadian tersebut saat sedang terjadi di masa lalu.

Rumus Utama : Ciri khas Past Continuous Tense adalah penggunaan kata bantu was / were yang diikuti oleh kata kerja berakhiran -ing (Verb-ing).

  • (+) Subjek + was/were + Verb-ing
  • (-) Subjek + was/were + not (wasn’t/weren’t) + Verb-ing
  • (?) Was/Were + Subjek + Verb-ing?

Contoh Kalimatnya : 

  • Positif (+): She was writing a letter when I called her. (Dia sedang menulis surat ketika saya meneleponnya.)
  • (-): They were not listening to the music. (Mereka tidak sedang mendengarkan musik.)
  • (?): Were you working late last night? (Apakah kamu sedang bekerja sampai larut malam tadi?)

Baca Juga:
Contoh Kalimat Pengandaian dalam Bahasa Inggris

4. Past perfect continuous tense

Past Perfect Continuous Tense adalah bentuk tata bahasa (tenses) yang digunakan untuk menyatakan suatu kejadian atau aksi yang sudah dimulai dan terus berlangsung selama jangka waktu tertentu di masa lalu, sebelum akhirnya terhenti oleh kejadian lain yang juga terjadi di masa lalu.

Bedanya dengan Past Continuous Tense (yang hanya fokus pada aksi yang sedang berlangsung), Past Perfect Continuous Tense menekankan durasi atau lamanya proses aksi tersebut berlangsung sebelum titik waktu tertentu di masa lalu.

Rumus Utama : Ciri khas Past Perfect Continuous Tense adalah kombinasi dari had + been + Verb-ing.Bentuk 

  • (+) Subjek + had been + Verb-ing
  • (-) Subjek + had not (hadn’t) been + Verb-ing
  • (?) Had + Subjek + been + Verb-ing?

Catatan : Had been digunakan untuk semua subjek (I, You, They, We, He, She, It).

Contoh Kalimatnya : 

  • (+) : He was tired because he had been running all morning. (Dia lelah karena dia telah berlari sepanjang pagi.)
  • (-) : I had not been sleeping well for a week before I took the medicine. (Saya belum tidur dengan baik selama seminggu sebelum saya minum obat tersebut.)
  • (?) : Had you been waiting long before she showed up? (Apakah kamu sudah menunggu lama sebelum dia muncul?)

5. Past future tense

Past Future Tense adalah bentuk tata bahasa (tenses) yang digunakan untuk menyatakan suatu kejadian, rencana, janji, atau pengandaian yang seharusnya terjadi di masa depan dari sudut pandang masa lalu.

Sederhananya, Past Future Tense digunakan ketika kamu mengingat kembali hal yang dulunya direncanakan untuk masa depan, tetapi sudah terlewati sekarang (dan sering kali rencana tersebut tidak terwujud).

Rumus Utama : Ciri khas Past Future Tense adalah penggunaan kata modal would atau kombinasi was/were going to yang diikuti oleh kata kerja dasar (Verb 1).

1. Menggunakan Modal Would : Digunakan untuk menyatakan janji, prediksi, atau keputusan spontan di masa lalu.

Positif (+) : Subjek + would + Verb 1

Negatif (-) : Subjek + would not (wouldn’t) + Verb 1

Tanya (?) Would + Subjek + Verb 1?

Catatan: Would digunakan untuk semua subjek (I, You, They, We, He, She, It).

2. Menggunakan Was/Were Going To: Digunakan untuk rencana yang sudah dipersiapkan secara matang di masa lalu (seringkali rencananya batal).

Positif (+) Subjek + was/were going to + Verb 1

Negatif (-) : Subjek + was/were not going to + Verb 1

Tanya (?) : Was/Were + Subjek + going to + Verb 1?

Contoh Kalimatnya : 

(?) : Were they going to travel to Japan last year? (Apakah mereka tadinya akan berlibur ke Jepang tahun lalu?)

(+) : He promised that he would call me last night. (Dia berjanji bahwa dia akan menelepon saya semalam.)

(-) : She said she wouldn’t come to the party. (Dia mengatakan bahwa dia tidak akan datang ke pesta.)

Baca Juga:
Apa Itu Bentuk Lampau Dan Macamnya
Penggunaan Did Dalam Bahasa Inggris

Menguasai kelima past tenses dalam bahasa Inggris mulai dari Simple Past, Past Continuous, Past Perfect, Past Perfect Continuous, hingga Past Future sangat penting agar kamu bisa menyampaikan cerita, durasi, hingga rencana masa lalu secara tepat dan alami.

Supaya kamu tidak bingung membedakan rumus dan penggunaannya dalam percakapan nyata, kamu bisa memperdalam pemahaman tata bahasa ini secara interaktif bersama para pengajar profesional di ICAN Learning Centre (ILC). Di ILC, materi tenses disajikan dengan metode yang praktis, fleksibel, dan seru, sehingga kamu bisa lebih cepat paham, makin percaya diri, dan siap menguasai bahasa Inggris dengan lancar!.

Raih Prestasi Bersama ILC

Isi form berikut buat dapetin info lengkap soal harga, paket, dan promo terbaru dari ILC!

Artikel Terbaru