Komponen Grammatical Range and Accuracy (GRA) menyumbang tepat 25% dari total nilai Writing dan Speaking kamu di IELTS. Melalui standar penilaian yang ketat, penguji akan melihat seberapa kaya variasi kalimat yang kamu gunakan. Jadi, pastikan kamu tidak hanya memakai kalimat sederhana, tetapi juga mahir menggabungkan kalimat majemuk (compound/complex sentences) secara natural.
Selain variasi, aspek ketepatan (accuracy) juga menjadi sorotan utama. Penguji akan menghitung seberapa sering kamu dalam membuat kalimat yang bebas dari salah tata bahasa, seperti kekeliruan tenses, tanda baca, atau kecocokan subjek dan kata kerja. Dengan memadukan struktur kalimat yang beragam dan minim grammar error, skor tinggi di komponen ini pasti aman di tangan.
Berikut adalah 7 cara tepat belajar grammar yang efektif dan efisien khusus untuk menghadapi tes IELTS:
1. Kuasai Berbagai Macam Kalimat Kompleks (Complex Sentences)
Cara paling efektif dan efisien untuk menguasai grammar adalah dengan fokus mempelajari kalimat kompleks (complex sentences). Struktur ini dibentuk dengan menggabungkan klausa utama dan klausa terikat menggunakan kata hubung seperti because, although, if, atau while. Melalui metode ini, kamu tidak perlu menghafal ratusan rumus terpisah karena kamu bisa langsung belajar menyusun alur berpikir yang logis, mendalam, dan terstruktur.
Agar proses belajar lebih cepat, langsung praktikkan struktur ini ke dalam tulisan dan percakapan harian secara konsisten. Membiasakan diri menyatukan gagasan-gagasan pendek menjadi satu kalimat kompleks yang padat akan otomatis melatih ketepatan tata bahasa kamu. Langkah efisien ini sangat ampuh untuk mendewasakan gaya bahasa kamu sekaligus mendongkrak skor komponen grammar dalam tes resmi seperti IELTS.
2. Pahami Tenses yang Paling Sering Dipakai
Memahami tenses yang paling sering dipakai adalah kunci belajar grammar yang sangat efisien agar kamu tidak pusing menghafal seluruh 16 tenses sekaligus. Pada kenyataannya, komunikasi sehari-hari maupun teks akademis didominasi oleh beberapa tenses dasar saja, seperti Simple Present untuk fakta, Simple Past untuk masa lalu, dan Present Perfect untuk pengalaman. Fokus mendalam pada beberapa pola utama ini jauh lebih menghemat waktu dan tenaga.
Setelah memahami polanya, langkah terbaik adalah langsung melatihnya secara aktif dalam tulisan atau percakapan harian. Dengan menguasai tenses yang paling penting ini luar kepala, kamu bisa menyampaikan ide dengan jelas, tepat waktu, dan minim kekeliruan tata bahasa tanpa perlu kebingungan memilih rumus kalimat.
3. Pelajari Tata Bahasa Pasif (Passive Voice)
Mempelajari passive voice (kalimat pasif) adalah langkah efisien untuk memberikan variasi pada struktur kalimat kanu agar terdengar lebih profesional dan objektif. Berbeda dengan kalimat aktif yang berfokus pada pelaku, passive voice digunakan ketika tindakan atau objek yang dikenai tindakan jauh lebih penting untuk ditonjolkan. Struktur ini dibentuk dengan kombinasi to be dan Verb 3, yang sangat sering dijumpai dalam penulisan artikel ilmiah, berita, maupun laporan bisnis.
Agar cepat menguasainya, kamu hanya perlu membiasakan diri membalik fokus kalimat dari “siapa yang melakukan” menjadi “apa yang terjadi”. Menguasai pola pasif ini secara matang tidak hanya memperkaya gaya bahasa kamu, tetapi juga sangat efektif untuk mendongkrak skor akurasi dan variasi tata bahasa dalam tes resmi seperti IELTS.
4. Gunakan Sumber Daya Belajar Khusus IELTS
Menggunakan sumber daya belajar yang khusus dirancang untuk IELTS adalah strategi paling efisien untuk menghemat waktu dan tenaga kamu. Alih-alih belajar grammar secara umum, materi khusus IELTS langsung fokus pada pola tata bahasa yang dinilai oleh penguji, seperti struktur kalimat untuk mendeskripsikan grafik di Task 1 atau cara menulis argumen yang kuat di Task 2.
Dengan memanfaatkan buku panduan resmi, platform digital terpercaya, atau bimbingan intensif, kamu bisa langsung mengenali standar Band Descriptors yang menjadi acuan nilai. Langkah tepat sasaran ini memastikan setiap menit waktu belajar kamu terkonversi menjadi peningkatan skor Grammatical Range and Accuracy secara signifikan.
5. Lakukan Praktik Menulis dan Berbicara
Melakukan praktik menulis dan berbicara secara aktif adalah langkah pamungkas untuk mengunci semua teori grammar yang telah kamu pelajari. Tanpa praktik langsung, aturan tata bahasa seperti kalimat kompleks, tenses, maupun passive voice hanya akan menjadi hafalan pasif yang mudah terlupa dan sulit keluar secara spontan saat dibutuhkan.
Agar proses belajar berjalan efisien, cobalah untuk rutin menulis jurnal pendek atau merekam suara kamu sendiri saat membahas suatu topik harian. Melalui latihan aktif ini, kamu akan terbiasa memanggil dan menyusun struktur kalimat dengan cepat, sehingga grammar kamu tidak hanya menjadi lebih akurat tetapi juga mengalir secara alami dan penuh percaya diri.
6. Jangan Lupa Selalu Evaluasi dan Minta Feedback
Jangan lupa untuk selalu mengevaluasi hasil latihan dan meminta feedback (masukan) dari orang lain sebagai langkah yang paling penting . Tanpa adanya koreksi, kamu akan berisiko mengulang kesalahan grammar yang sama secara terus-menerus tanpa disadari. Evaluasi yang objektif membantu kamu untuk memetakan dengan jelas area mana saja yang sudah bagus dan mana yang masih memerlukan perbaikan.
Agar evaluasi ini berjalan maksimal, kamu bisa meminta bantuan guru, teman yang lebih ahli, atau memanfaatkan platform belajar terpercaya untuk memeriksa tulisan dan rekaman berbicara kamu. Mendapatkan masukan yang tepat sasaran tidak hanya mempercepat proses belajar, tetapi juga memastikan kemampuan tata bahasa kamu berkembang ke arah yang benar demi meraih skor target.
7. Lakukan Simulasi Dengan Waktu
Melakukan simulasi latihan dengan batasan waktu adalah strategi wajib untuk menguji kesiapan grammar kamu di bawah tekanan ujian yang sesungguhnya. Saat waktu terus berjalan, otak dipaksa berpikir cepat, sehingga kemampuan kamu dalam memilih tenses yang tepat dan menyusun kalimat kompleks akan diuji secara nyata. Simulasi ini melatih kamu agar tidak terpaku terlalu lama pada satu kalimat yang membingungkan.
Agar efisien, mulailah dengan menyetel pengingat waktu (timer) sesuai durasi asli tes, seperti 20 menit untuk Writing Task 1 atau 40 menit untuk Task 2. Terbiasa dengan manajemen waktu yang ketat ini akan membangun rasa tenang dan fokus, sehingga saat hari H ujian tiba, kamu sudah bisa menghasilkan tulisan dan ucapan dengan tata bahasa yang tetap akurat dan bervariasi tanpa rasa panik.
Untuk mengamankan skor tinggi pada komponen Grammatical Range and Accuracy (GRA) yang menyumbang 25% nilai IELTS, kamu perlu menerapkan strategi belajar yang tepat sasaran mulai dari menguasai kalimat kompleks, memahami tenses utama, menggunakan passive voice, berlatih dengan batasan waktu, hingga rajin melakukan praktik menulis dan berbicara.
Semua langkah efisien ini akan jauh lebih maksimal jika didukung oleh sumber belajar yang tepat serta evaluasi dan feedback yang objektif. Agar persiapan kamu menjadi lebih terarah dan anti-gagal, ICAN Learning Centre (ILC) hadir sebagai solusi terbaik yang menyediakan materi khusus IELTS serta mentor berpengalaman untuk mengoreksi grammar kamu secara mendetail demi meraih band score impian. Jadi tunggu apalagi mari bergabung bersama ILC dan raih mimpi kamu untuk pandai berbahasa inggris!





