Perbedaan utama antara penggunaan was dan were terletak pada jumlah subjek dalam kalimat. Kata was digunakan untuk subjek tunggal atau berjumlah satu, seperti I, he, she, it, serta nama orang tunggal (misalnya, Budi). Sebaliknya, kata were mendampingi subjek yang berbentuk jamak atau lebih dari satu, yaitu you, we, they, serta kata benda plural lainnya. Keduanya sama-sama digunakan untuk menceritakan kejadian di masa lalu (past tense).
Namun, ada satu pengecualian unik yang sering membuat bingung, yaitu dalam kalimat pengandaian atau khayalan (conditional sentence/subjunctive). Ketika kamu berandai-andai tentang sesuatu yang tidak nyata saat ini seperti dalam pola kalimat “If I were you…” (Jika aku jadi kamu…) aturan subjek tunggal tadi tidak berlaku lagi. Pada kondisi khusus ini, kata were wajib digunakan untuk semua jenis subjek, baik tunggal maupun jamak.
Perbedaan Penggunaan Was dan Were
Secara sederhana, penentuan perbedaannya hanya tergantung pada apakah subjek kalimatnya tunggal (singular) atau jamak (plural) dalam konteks masa lalu (past tense). Ini dia tabel perbedaan penggunaan Was dan Were agar kamu lebih mudah memahaminya.
| To Be | Subjek Kalimat | Contoh Kalimat |
| Was | I, He, She, It, dan Kata Benda Tunggal (Singular Noun seperti the book, my cat, John) | I was tired last nightThe cat was sleeping on the couch. |
| Were | You, We, They, dan Kata Benda Jamak (Plural Noun seperti the books, my cats, John and Sarah) | You were right about him.They were late for the meeting. |
Catatan Penting yang perlu kamu ingat adalah khusus untuk kata ganti You, baik maknanya “kamu” (satu orang) maupun “kalian” (banyak orang), pasangannya selalu tetap menggunakan Were.
Rumus Penggunaan Was dan Were dalam Bahasa Inggris
Was dan were adalah bentuk kata kerja bantu (to be) lampau untuk menyatakan kejadian atau kondisi di masa lalu. Was digunakan untuk subjek tunggal (I, he, she, it), sedangkan were digunakan untuk subjek jamak (you, we, they). Berikut adalah rumus dan contoh kalimatnya:
1. Kalimat Positif (+)
Untuk kalimat positif di masa lalu, aturan mainnya sangat sederhana karena kamu hanya perlu meletakkan was atau were tepat setelah subjek kalimat. Peran kedua kata ini adalah sebagai kata kerja penghubung untuk menjelaskan keadaan, identitas, atau keberadaan subjek di waktu lampau. Jadi, langkahmu cukup melihat subjek di awal kalimat: jika subjeknya bersifat tunggal, langsung pasangkan dengan was, sedangkan jika subjeknya bersifat jamak atau banyak, langsung hubungkan dengan were.
Rumus : Subject + was/were + Complement
Contohnya :
- She was at the library yesterday. (Dia ada di perpustakaan kemarin.)
- They were happy with the results. (Mereka senang dengan hasilnya.)
2. Kalimat Negatif (-)
Untuk kalimat negatif di masa lalu, aturan mainnya sangat sederhana karena kamu hanya perlu menambahkan kata not tepat setelah was atau were. Perubahan ini berfungsi untuk menyatakan bahwa suatu keadaan, identitas, atau keberadaan di masa lalu adalah tidak benar atau tidak terjadi. Jadi, kamu cukup melihat subjek di awal kalimat, jika subjeknya tunggal gunakan was not (atau bisa disingkat wasn’t), sedangkan jika subjeknya jamak gunakan were not (atau bisa disingkat weren’t).
Rumus : Subject + was/were + not + Complement
Contohnya :
- She was not (wasn’t) at the library yesterday. (Dia tidak ada di perpustakaan kemarin.)
- They were not (weren’t) happy with the results. (Mereka tidak senang dengan hasilnya.)
3. Kalimat Interogatif (?)
Untuk kalimat tanya atau interogatif di masa lalu, aturannya tinggal membalik posisi dengan meletakkan kata was atau were di paling awal kalimat, tepat sebelum subjek. Perubahan posisi ini berfungsi untuk mengubah pernyataan menjadi sebuah pertanyaan tentang keadaan atau keberadaan di masa lampau. Jadi, jika kamu ingin bertanya tentang subjek yang tunggal, mulailah kalimat dengan was, sedangkan jika ingin bertanya tentang subjek yang jamak, mulailah kalimat dengan were.
Rumus : Was/Were + Subject + Complement?
Contoh :
- Was she at the library yesterday? (Apakah dia ada di perpustakaan kemarin?)
- Were they happy with the results? (Apakah mereka senang dengan hasilnya?)
Baca Juga:
Aturan Penggunaan Simple Past Tense
Perubahan Kata Kerja Dalam Past Tense
Contoh Kalimat untuk Was dan Were Berdasarkan Tujuan Penggunaan
Kata was digunakan untuk subjek tunggal (I, he, she, it), sedangkan were digunakan untuk subjek jamak atau orang kedua (you, we, they). Keduanya berfungsi sebagai to be bentuk lampau dalam kalimat nominal (bukan kata kerja), pengandaian, dan kegiatan yang sedang berlangsung. Berikut adalah tabel rincian fungsi beserta contoh kalimatnya:
| Tujuan Penggunaan | Contoh Kalimat |
| Menyatakan keadaan atau perasaan di masa lampau (Simple Past Tense) | I was very happy yesterday. (Saya sangat senang kemarin.) |
| Menyatakan profesi atau identitas di masa lalu (Simple Past Tense) | She was a teacher two years ago. (Dia adalah seorang guru dua tahun yang lalu.) |
| Menyatakan lokasi atau keberadaan di masa lalu | He was at the library this morning. (Dia berada di perpustakaan pagi ini.) |
| Menyatakan aktivitas yang sedang terjadi di masa lalu (Past Continuous Tense) | I was sleeping when the phone rang. (Saya sedang tidur ketika telepon berdering.) |
| Menyatakan kalimat pasif di masa lalu (Passive Voice) | The letter was sent yesterday. (Surat itu dikirim kemarin.) |
| Kalimat pengandaian atau angan-angan (Conditional Sentence) | If I were you, I would accept the job. (Jika saya jadi kamu, saya akan menerima pekerjaan itu.) |
Memahami perbedaan was dan were dalam Bahasa Inggris kini jadi jauh lebih mudah bersama ICAN Learning Centre (ILC). Kunci utamanya terletak pada jumlah subjek di masa lampau (past tense), dimana was digunakan untuk subjek tunggal (I, he, she, it), sedangkan were khusus untuk subjek jamak (you, we, they), dengan pengecualian khusus were wajib digunakan untuk semua subjek dalam kalimat pengandaian (conditional sentence).
Baik dalam bentuk kalimat positif, negatif, maupun tanya, ILC siap membantu kamu menguasai rumus dasar ini hingga mahir lewat metode belajar yang ringan, interaktif, dan menyenangkan!





