15 Contoh Preposition of Direction dalam Bahasa Inggris

15 Contoh Preposition of Direction dalam Bahasa Inggris
Table of Contents

Raih Prestasi Bersama ILC

Isi form berikut buat dapetin info lengkap soal harga, paket, dan promo terbaru dari ILC!

Preposition of Direction adalah “kompas” dalam sebuah kalimat. Preposisi ini bertugas memberi tahu kamu kemana sesuatu bergerak atau berpindah, sehingga kamu bisa membayangkan arah pergerakannya dengan jelas. Tanpa kata depan ini, kamu mungkin tahu ada yang bergerak, tapi kamu tidak akan tahu apakah mereka sedang menuju ke suatu tempat, menjauh, atau malah cuma lewat di depannya saja.

Bayangkan kamu sedang memberi instruksi jalan, kamu akan sering menggunakan kata-kata seperti to, into, atau across. Misalnya, daripada cuma bilang “dia lari,” akan jauh lebih seru kalau bilang “dia lari ke dalam rumah” atau “dia lari menyeberangi jalan.” Dengan kata-kata kecil ini, kalimatmu jadi punya energi dan dinamika karena menunjukkan adanya perpindahan posisi dari satu titik ke titik lainnya secara nyata.

Contoh Kalimat Preposition of Direction

Preposition of direction adalah kata depan yang digunakan untuk menunjukkan arah atau ke mana suatu benda maupun orang bergerak. Kata ini selalu diikuti oleh kata kerja (verb) yang menyatakan pergerakan. Berikut adalah 15 contoh kalimat preposition of direction dalam bahasa Inggris beserta artinya:

1. To (ke / menuju) 

Dalam preposition of direction, kata “To” adalah kompas yang paling dasar untuk menunjukkan pergerakan menuju satu titik akhir atau tujuan yang pasti. Penempatan kata ini dianggap benar karena fungsinya sebagai jembatan yang menghubungkan kata kerja pergerakan (verb of motion) seperti go, walk, atau run langsung dengan destinasi yang dituju, baik itu berupa tempat fisik maupun orang.

Contohnya: She is going to the library.(Dia pergi ke perpustakaan.)

2. Into (ke dalam)

Into adalah preposisi yang digunakan untuk menunjukkan pergerakan dari area terbuka menuju ke bagian dalam suatu ruang atau wadah. Berbeda dengan kata “in” yang hanya menunjukkan posisi diam di dalam, “into” wajib melibatkan adanya perpindahan atau transisi fisik. Penempatan ini benar karena secara logis ia menghubungkan aksi seperti melompat, masuk, atau memasukkan dengan ruang yang memiliki batasan atau volume, sehingga memberikan gambaran visual yang jelas bahwa suatu objek telah menembus batas dari luar ke dalam.

Contohnya : Please put the dirty clothes into the washing machine. (Tolong masukkan pakaian kotornya ke dalam mesin cuci.)

3. Onto (ke atas permukaan)

Onto digunakan untuk menunjukkan pergerakan menuju ke atas permukaan suatu benda atau tempat yang lebih tinggi. Bedanya dengan “on” yang hanya menunjukkan posisi diam di atas, “onto” menekankan adanya proses perpindahan atau perubahan level dari posisi semula ke permukaan yang baru. Penempatan ini benar karena berfungsi sebagai penunjuk arah yang dinamis, menghubungkan aksi fisik (seperti melompat atau memanjat) dengan bidang permukaan yang menjadi tujuan akhir objek tersebut.

Contohnya : The cat jumped onto the kitchen table. (Kucing itu melompat ke atas meja dapur.)

4. Towards (menuju ke arah)

Towards adalah preposisi yang digunakan untuk menunjukkan arah pergerakan ke satu titik tertentu, namun tidak selalu berarti objek tersebut sampai ke tujuan akhirnya. Berbeda dengan “to” yang fokus pada destinasi akhir, “towards” lebih fokus pada arah atau orientasi pergerakan tersebut. Penempatan ini benar karena ia berfungsi sebagai penunjuk arah yang bersifat umum, ia menjelaskan ke arah mana seseorang atau sesuatu menghadap atau melangkah, sehingga menciptakan kesan pergerakan yang progresif.

Contohnya : The puppy ran towards its owner with joy. (Anak anjing itu berlari menuju ke arah pemiliknya dengan gembira.)

5. Through (melalui / menembus)

Through adalah preposisi yang digunakan untuk menunjukkan pergerakan di dalam suatu ruang, mulai dari satu sisi masuk hingga keluar di sisi lainnya. Bayangkan sesuatu yang bergerak di tengah-tengah ruang tertutup atau area yang padat, seperti terowongan, hutan, atau kaca. Penempatan ini benar karena “through” memberikan gambaran visual tentang rute yang melintasi bagian dalam suatu objek, bukan sekadar lewat di sampingnya atau di atas permukaannya.

Contohnya : The train passed through the long tunnel. (Kereta itu melintas melalui terowongan panjang.)

6. Across (menyeberang)

Across adalah preposisi yang digunakan untuk menunjukkan pergerakan dari satu sisi ke sisi lain di atas suatu permukaan yang luas atau rata. Konsepnya mirip dengan menyeberang, di mana suatu objek melintasi area seperti jalan, sungai, atau jembatan untuk mencapai titik di seberangnya. Penempatan ini benar karena “across” secara spesifik menggambarkan lintasan yang memotong suatu bidang, memberikan kejelasan bahwa pergerakan tersebut melibatkan perpindahan dari batas sisi satu ke batas sisi lainnya.

Contohnya : The deer ran across the road into the forest. (Rusa itu berlari menyeberangi jalan masuk ke dalam hutan.)

7. Along (sepanjang)

Along adalah preposisi yang digunakan untuk menunjukkan pergerakan yang mengikuti garis atau jalur tertentu. Berbeda dengan across yang memotong jalan, along berarti kamu bergerak sejajar dengan tepi atau mengikuti alur suatu benda yang memanjang, seperti jalan raya, sungai, atau garis pantai. Penempatan ini benar karena secara spesifik menjelaskan bahwa rute pergerakan objek bersifat linear dan mengikuti bentuk dari tempat yang dilewatinya.

Contohnya : The car drove along the narrow road through the mountains. (Mobil itu melaju sepanjang jalan sempit melewati pegunungan.)

Baca Juga: Macam-macam Preposition dalam Bahasa Inggris yang Sering Digunakan
Belajar Preposition of Place dalam Bahasa Inggris dan Contoh Kalimatnya

8. From (dari)

From adalah preposisi yang digunakan untuk menunjukkan titik awal, asal-usul, atau tempat dimulainya suatu pergerakan. Jika kata to adalah tujuan akhir, maka “from” adalah titik keberangkatan yang menjelaskan dari mana seseorang atau sesuatu itu berasal. Penempatan ini benar karena ia berfungsi sebagai penanda sumber pergerakan, memberikan konteks yang jelas tentang jarak atau perjalanan yang telah ditempuh sejak titik awal tersebut.

Contohnya : The train from Jakarta will arrive in ten minutes. (Kereta dari Jakarta akan tiba dalam sepuluh menit.)

9. Out of (keluar dari)

Out of adalah kebalikan dari into, yaitu preposisi yang menunjukkan pergerakan dari dalam suatu ruang atau wadah menuju ke area luar. Kata ini menekankan adanya perpindahan yang melewati batas, dari posisi yang sebelumnya tertutup atau terbatas menjadi terbuka. Penempatan ini benar karena secara logis ia menggambarkan arah yang menjauhi pusat atau interior suatu objek, memberikan informasi yang jelas bahwa suatu benda telah meninggalkan tempat asalnya.

Contohnya : The players walked out of the locker room. (Para pemain berjalan keluar dari ruang ganti.)

10. Off (turun dari / lepas dari)

Off adalah preposisi yang digunakan untuk menunjukkan pergerakan menjauh dari suatu permukaan atau posisi yang sebelumnya menempel. Berbeda dengan out of yang keluar dari ruang tertutup, “off” lebih fokus pada aksi “lepas” atau “turun” dari permukaan benda seperti meja, kendaraan, atau platform. Penempatan ini benar karena secara teknis ia menjelaskan adanya pemisahan fisik antara objek yang bergerak dengan tumpuan awalnya.

Contohnya : Be careful when you get off the bus. (Hati-hatilah saat kamu turun dari bus.)

11.  Over (melompati / melewati atas)

Over adalah preposisi yang digunakan untuk menunjukkan pergerakan di atas sesuatu, biasanya tanpa menyentuh permukaan benda tersebut, atau gerakan melintasi rintangan dari satu sisi ke sisi lain. Berbeda dengan onto yang mendarat di atas, “over” menekankan pada lintasan yang melewati bagian atas atau melompati suatu objek. Penempatan ini benar karena ia memberikan dimensi ketinggian dalam pergerakan, sehingga kamu bisa membayangkan adanya jarak antara objek yang bergerak dengan benda di bawahnya.

Contohnya: A plane just flew over our house. (Sebuah pesawat baru saja terbang di atas rumah kita.)

12. Under (melewati bawah)

Under adalah preposisi yang digunakan untuk menunjukkan pergerakan atau posisi yang berada di bawah sesuatu yang lain, sering kali dengan objek di atasnya yang menutupi atau melampauinya. Dalam konteks arah (direction), “under” menjelaskan bahwa suatu objek bergerak melintasi ruang yang ada di bagian bawah benda lain, seperti melewati kolong jembatan atau di bawah meja. Penempatan ini benar karena ia memberikan kejelasan mengenai hubungan vertikal antar objek, di mana jalur yang diambil berada pada level yang lebih rendah dari rintangan yang dilewatinya.

Contohnya : We walked under the umbrella to stay dry. (Kami berjalan di bawah payung agar tetap kering.)

13. Up (ke atas)

Up adalah preposisi arah yang digunakan untuk menunjukkan pergerakan dari posisi yang lebih rendah menuju ke posisi yang lebih tinggi. Kata ini menjelaskan adanya kenaikan level atau elevasi, baik secara fisik (seperti menaiki tangga) maupun secara kiasan. Penempatan ini benar karena “up” berfungsi sebagai indikator vertikal yang spesifik, memberikan informasi bahwa subjek sedang melawan gravitasi atau bergerak menuju puncak suatu objek.

Contohnya : The hikers are walking up the hill. (Para pendaki sedang berjalan naik ke atas bukit.)

14. Down (ke bawah)

Down adalah preposisi arah yang merupakan kebalikan dari up, digunakan untuk menunjukkan pergerakan dari posisi yang lebih tinggi menuju ke posisi yang lebih rendah. Kata ini menjelaskan adanya penurunan level atau pergerakan yang mengikuti gaya gravitasi, seperti turun tangga atau meluncur dari perosotan. Penempatan ini benar karena “down” secara spesifik mengunci arah vertikal ke arah dasar atau lantai, sehingga memberikan kejelasan bahwa objek sedang bergerak menuju titik yang lebih rendah dari posisi awalnya.

Contohnya : Rainwater flows down the drain. (Air hujan mengalir ke bawah saluran pembuangan.)

15. Around (mengelilingi / memutari 

Around adalah preposisi yang digunakan untuk menunjukkan pergerakan yang melingkar, memutar, atau mengelilingi suatu titik pusat atau objek tertentu. Kata ini menjelaskan bahwa lintasan yang diambil tidak memotong objek tersebut, melainkan mengikuti batas-batas di sekelilingnya sehingga seringkali berakhir kembali ke arah titik semula. Penempatan ini benar karena “around” memberikan konteks pergerakan kurva atau rotasi, yang secara visual membedakannya dari pergerakan garis lurus seperti through atau across.

Contohnya : We took a tour around the old city. (Kami melakukan tur berkeliling kota tua.)

Baca Juga: Seputar Preposition of Time dalam Bahasa Inggris dan Contoh Kalimatnya

Memahami Preposition of Direction adalah langkah yang sangat penting untuk memberikan dinamika dan kejelasan dalam komunikasi bahasa Inggris, karena preposisi ini berfungsi sebagai “kompas” yang menjelaskan arah pergerakan objek secara spesifik, mulai dari pergerakan masuk (into), menyeberang (across), hingga mengelilingi (around). 

Untuk menguasai penggunaan kata-kata kecil yang penuh energi ini secara fasih dan natural, ICAN Learning Centre (ILC) hadir sebagai mitra belajar terbaik yang menyediakan metode pembelajaran interaktif dan aplikatif. Di ILC, kamu tidak hanya menghafal teori, tetapi juga dilatih untuk mengintegrasikan setiap proposisi ke dalam percakapan nyata, sehingga kemampuan bahasa Inggrismu semakin tajam dan siap digunakan untuk kebutuhan akademis maupun profesional di kancah internasional.

Raih Prestasi Bersama ILC

Isi form berikut buat dapetin info lengkap soal harga, paket, dan promo terbaru dari ILC!

Artikel Terbaru