Materi “Has Been” dalam Bahasa Inggris & Contoh Penggunaannya dalam Kalimat

Materi “Has Been” dalam Bahasa Inggris & Contoh Penggunaannya dalam Kalimat
Table of Contents

Raih Prestasi Bersama ILC

Isi form berikut buat dapetin info lengkap soal harga, paket, dan promo terbaru dari ILC!

Frasa has been dan have been itu mirip seperti jembatan yang menghubungkan masa lalu dengan masa sekarang. Ketika kamu menggunakannya, kamu sedang cerita tentang suatu kejadian atau kondisi yang sudah dimulai sejak dulu, tapi efeknya atau kegiatannya masih terus berjalan sampai detik ini. Bedanya cuma di pasangannya saja yaitu has been dipakai untuk subjek tunggal seperti He, She, dan It, sedangkan have been dipakai untuk subjek I, You, We, dan They.

Lewat dua frasa ini, orang yang mendengarmu akan langsung paham kalau apa yang terjadi di masa lalu itu bukan sekadar masa lalu. Ada dampak atau kelanjutan yang masih nyata kamu rasakan sekarang. Jadi, tanpa perlu penjelasan yang panjang lebar, obrolan kamu sudah terasa jelas dan langsung bisa dipahami maknanya.

Rumus Penggunaan Has Been

Has been digunakan khusus untuk subjek orang ketiga tunggal (seperti He, She, It, nama orang, atau benda tunggal). Secara umum, ada tiga rumus utama penggunaan has been tergantung pada jenis kalimatnya. Berikut penjelasannya:

1.  Present Perfect Continuous (Aktivitas yang masih berlangsung)

Untuk aktivitas yang masih berlangsung dari masa lalu hingga sekarang, kamu menggunakan Present Perfect Continuous Tense. Kuncinya di sini adalah menggunakan has been + Verb-ing. Ingat, “has” hanya digunakan jika subjeknya adalah orang ketiga tunggal seperti He, She, It, atau Nama Orang/Benda Tunggal (seperti Budi, the cat, the engine).

Rumus : 

  • Kalimat Positif (+) : Subjek (He/She/It) + has been + Verb-ing + (Objek/Keterangan)
  • Kalimat Negatif (-) : Subjek (He/She/It) + has not (hasn’t) been + Verb-ing + (Objek/Keterangan)
  • Kalimat Tanya (?) : Has + (Subjek (He/She/It) + been + Verb-ing + (Objek/Keterangan)?

2. Present Perfect Passive (Kalimat Pasif)

Rumus ini digunakan ketika kamu ingin menekankan bahwa suatu tindakan sudah selesai dilakukan pada suatu objek saat ini, tanpa mempedulikan kapan tepatnya itu terjadi.

Kuncinya di sini adalah menggunakan has been + Verb 3 (kata kerja bentuk ketiga/past participle). Ingat, rumus ini hanya untuk subjek kalimat tunggal: He, She, It, atau Benda/Orang Tunggal.

Rumus : 

  • Kalimat Positif (+) : Subjek (Penerima Aksi) + has been + Verb 3 + (by …)
  • Kalimat Negatif (-) :Subjek (Penerima Aksi) + has not (hasn’t) been + Verb 3
  • Kalimat Tanya (?) : Has + Subjek (Penerima Aksi) + been + Verb 3?

3.  Present Perfect Nominal (Keadaan atau Status)

Dalam bentuk kalimat Nominal, Present Perfect Tense digunakan untuk menyatakan keadaan, status, profesi, atau lokasi yang sudah dimulai sejak masa lalu dan masih berlaku atau masih terasa dampaknya sampai sekarang.

Karena ini kalimat nominal, tidak ada kata kerja aksi (seperti run, write, eat) di dalamnya. Sebagai gantinya, has been wajib diikuti oleh komponen ANA yaitu Adjective (kata sifat), Noun (kata benda), atau Adverb (kata keterangan tempat/waktu).

Rumus : 

  • Kalimat Positif (+) : Subjek (He/She/It) + has been +Adjective / Noun / Adverb
  • Kalimat Negatif (-) : Subjek (He/She/It) + has not (hasn’t) been + Adjective / Noun / Adverb
  • Kalimat Tanya (?) : Has + Subjek (He/She/It) + been + Adjective / Noun / Adverb ?

Baca Juga:
Cara Meningkatkan Writing Skill Bahasa Inggris

Contoh Penggunaan Has Been yang Benar

Berikut adalah kumpulan contoh penggunaan has been yang benar dan alami dalam percakapan atau tulisan sehari-hari, dikelompokkan berdasarkan fungsinya agar kamu bisa langsung menirunya:

1. Menunjukkan Aksi yang Sedang Berlangsung (Present Perfect Continuous)

Digunakan saat suatu aktivitas dimulai di masa lalu dan masih berlanjut sampai saat ini.

  • I have been studying English for two hours. (Saya sudah (dan masih) belajar bahasa Inggris selama dua jam.)
  • He has not been sleeping well lately. (Dia tidak bisa tidur dengan nyenyak akhir-akhir ini.
  • Have you been waiting for me for a long time? (Apakah kamu sudah menungguku lama?)

2. Menyatakan Kondisi atau Keadaan yang Sudah Terjadi (Present Perfect Nominal)

Digunakan untuk menjelaskan keberadaan seseorang atau sesuatu yang telah selesai atau masih berlangsung.

  • She has been sick since yesterday. (Dia sudah sakit sejak kemarin (dan sampai sekarang masih sakit).)
  • I haven’t been home since morning. (Saya belum pulang ke rumah sejak pagi).
  • Has he been here long? (Apakah dia sudah lama di sini?).

3. Kalimat Pasif (Passive Voice)

Digunakan ketika subjek menderita atau dikenai suatu tindakan di masa lampau yang hasilnya masih terlihat.

  • The car has been washed by my brother. (Mobil itu sudah dicuci oleh kakak saya.)
  • The bedroom has not been cleaned yet. (Kamar tidur itu belum dibersihkan.)
  • Has the package been delivered? (Apakah paketnya sudah dikirim/diantarkan?)

Baca Juga:
Situs untuk Belajar Writing English Online

Memahami penggunaan “has been” sebenarnya sangat mudah karena fungsinya mirip jembatan yang menghubungkan aktivitas atau kondisi masa lalu yang dampaknya masih terasa sampai sekarang baik untuk aksi yang masih berjalan (Continuous), kalimat pasif (Passive), maupun menyatakan status (Nominal). Kuncinya, frasa ini khusus dipasangkan dengan subjek tunggal seperti He, She, dan It.

Nah, biar kamu tidak sekadar hafal rumus di luar kepala dan bisa langsung luwes mempraktekkannya dalam percakapan sehari-hari, yuk asah kemampuan bahasa Inggris kamu bersama ICAN Learning Centre (ILC)! Di ILC, kamu akan dibimbing oleh tutor berpengalaman dengan metode belajar yang interaktif dan seru, sehingga materi grammar yang terlihat rumit pun bisa kamu kuasai dengan super mudah.

Raih Prestasi Bersama ILC

Isi form berikut buat dapetin info lengkap soal harga, paket, dan promo terbaru dari ILC!

Artikel Terbaru