7 Cara Menaikkan Nilai Listening Tes HSK dengan Cepat

7 Cara Menaikkan Nilai Listening Tes HSK dengan Cepat
Table of Contents

Raih Prestasi Bersama ILC

Isi form berikut buat dapetin info lengkap soal harga, paket, dan promo terbaru dari ILC!

Bagian listening atau 听力 (tīnglì) sering jadi salah satu bagian membuat peserta tes HSK sedikit grogi. Audio baru saja mulai diputar, tapi percakapannya terasa cepat, belum lagi sebelum benar-benar memahami kalimat pertama, audionya sudah lanjut ke kalimat berikutnya. Padahal, kesulitan di bagian listening nggak selalu berarti kamu kurang kosakata. Bisa saja kamu sebenarnya sudah pernah mempelajari apa yang muncul di audio, tetapi belum terbiasa mengenalinya saat diucapkan dengan kecepatan normal. Karena itu, belajar listening nggak cukup kalau cuma hafal Hanzi dan arti katanya aja. 

Supaya kamu bisa lebih terbiasa, coba deh latihan soal dengan biasakan mendengarkan bahasa Mandarin. Mulai dari mengerjakan mock test, mencoba teknik shadowing, sampai belajar menangkap informasi penting dalam percakapan. Yuk, bahas satu per satu!

1. Sering Latihan Menggunakan Mock Test 

    Kalau targetmu mau menghadapi HSK, jangan cuma belajar Mandarin secara umum. Tapi coba sesekali kerjakan Mock Test biar kamu lebih terbiasa dengan tipe audio, bentuk percakapan, cara soal dan pertanyaan disajikan dan tempo yang digunakan dalam soal. Semakin sering kamu berlatih dengan cara ini, kamu nggak akan terlalu kaget saat menghadapi format tes yang sebenarnya. 

    Setelah selesai latihan, jangan cuma melihat jumlah jawaban yang benar. Perhatikan juga bagian mana yang paling sering bikin kamu salah. Misalnya, kamu cukup lancar pahami percakapan pendek, tetapi mulai kehilangan informasi saat dialognya lebih panjang. Dari situ, kamu bisa tau bagian yang perlu diperbaiki dan membuat latihan berikutnya bisa lebih fokus. 

    2. Coba Latihan Teknik Shadowing 

    Shadowing bisa jadi salah satu cara yang seru untuk membiasakan telinga dengan bahasa Mandarin. Caranya, kamu mendengarkan audio sambil mencoba menirukan ucapan pembicara dengan jeda sesingkat mungkin. Di awal, kamu gak perlu memaksakan diri langsung ikuti audio panjang. Ambil aja satu atau dua kalimat pendek dulu, lalu dengarkan baik-baik, perhatikan cara pengucapannya, lalu coba ulangi. 

    Latihan ini nggak cuma membuat kamu lebih terbiasa mendengarkan bahasa Mandarin, tetapi juga bantu kamu mengenali bagaimana sih sebuah kata terdengar saat diucapkan. Soalnya, kadang kita hafal kosakata saat melihat Hanzi atau pinyin-nya, tetapi begitu kata itu muncul dalam percakapan, kita malah nggak langsung sadar kalau sebenarnya udah tau artinya. 

    3. Tidak harus memahami setiap kata

      Salah satu kesalahan yang sering terjadi saat latihan listening adalah mencoba terjemahkan setiap kata di dalam kepala. Padahal, audio terus berjalan. Kalau kamu terlalu lama memikirkan arti satu kata, informasi berikutnya bisa aja terlewat begitu aja. 

      Karena itu, coba fokus pada keyword atau informasi utamanya, seperti siapa yang sedang dibicarakan, apa yang terjadi, kapan peristiwa berlangsung, atau di mana situasinya terjadi. Perhatikan juga angka, waktu, tempat, dan kata kerja tertentu karena detail-detail tersebut sering membantu memahami arah percakapan. Jadi, nggak perlu panik kalau ada satu atau dua kata yang belum kamu pahami. 

      4. Biasakan Telinga Mendengarkan Bahasa Mandarin

        Kalau bahasa Mandarin cuma kamu dengar waktu kerjakan soal HSK, wajar aja kalau telinga masih kaget tiap audio mulai diputar. Karena itu, coba biasakan diri mendengarkan bahasa Mandarin di luar waktu latihan soal. Kamu bisa mulai dari dialog pendek, audio pembelajaran, atau konten Mandarin yang sesuai dengan kemampuanmu, nggak harus langsung dengerin podcast panjang. 

        Pilih materi yang masih bisa kamu pahami sebagian. Kalau masih baru belajar, tapi langsung mendengarkan materi yang sulit, kamu bisa lebih cepat merasa bingung dan kehilangan semangat. Setelah mulai terbiasa, tingkat kesulitannya bisa dinaikkan sedikit demi sedikit. Karena semakin sering telinga dengar bahasa Mandarin, kamu semakin familiar dengan cara pengucapan dan pola percakapannya. 

        Baca Juga: 7 Cara Mudah Membedakan Nada dalam Pinyin Bahasa Mandarin
        10 Tips Ampuh Belajar Bahasa Mandarin Sehari-hari untuk Pemula

        5. Saat Belajar Kosakata, Dengarkan Juga Cara Bacanya 

          Menghafal kosakata saat menghadapi HSK memang penting, Namun, mengetahui arti tiap kata aja belum tentu cukup untuk bagian listening. Kamu juga perlu mengenali bunyinya saat diucapkan. Jadi, ketika belajar kosakata baru, jangan cuma lihat Hanzi, pinyin, dan artinya aja. Coba dengarkan juga audio pengucapannya, lalu perhatikan nada serta bunyinya. 

          Hal ini penting karena saat mengerjakan listening, kamu nggak melihat Hanzi atau pinyin di depan mata, melainkan hanya mendengarkan suara. Nah, semakin sering kamu menghubungkan kata yang dilihat dengan bunyi yang didengar, semakin besar kemungkinan kamu bisa langsung mengenalinya saat kata tersebut muncul dalam percakapan. 

          6. Jangan Cuma Lihat Salah atau Benar 

            Setelah selesai mengerjakan latihan, jangan langsung tutup soalnya. Coba periksa lagi nomor yang salah dan cari tahu penyebabnya. Apakah kamu belum mengenali kosakatanya, salah mendengar angka, tertukar waktu, atau kehilangan fokus di tengah audio? Dengan begitu, kamu bisa mengetahui masalah yang paling sering muncul saat mengerjakan bagian listening. 

            Tiap orang punya tingkatan kesulitan berbeda, ada yang kosakatanya udah cukup tapi masih sering salah mendengarkan angka. Ada juga yang paham awal percakapan, tapi kebingungan atau hilang fokus saat audionya lebih panjang. Setelah nemuin pola kesalahannya, latihanmu akan jadi lebih terarah karena kamu bisa fokus memperbaiki bagian yang memang masih sering membuatmu salah. 

            7. Pelan-pelan Biasakan Diri dengan Audio yang Cepat

              Kalau selama ini kamu lebih nyaman mendengarkan audio yang pendek dan tempo yang pelan, itu nggak masalah kok. Tapi setelah mulai terbiasa, coba naikkan tantangannya sedikit demi sedikit. Dengarkan percakapan dengan kecepatan yang lebih normal biar telinga kamu nggak terlalu kaget waktu menghadapi audio HSK. 

              Jadi, kamu nggak perlu langsung memaksakan diri mendengarkan audio dengan tempo yang sangat cepat. Tingkatkan kecepatannya secara bertahap sampai kamu terbiasa dengan tempo percakapan yang lebih natural. Karena dengan kamu latihan secara bertahap, telinga pun akan beradaptasi dengan kecepatan bahasa Mandarin tanpa membuat proses belajar kamu terasa terlalu berat. 

              Baca Juga: 10 Cara Belajar Listening dalam Bahasa Mandarin yang Efektif

              Kemampuan listening untuk tes HSK emang nggak bisa langsung meningkat hanya karena sekali mengerjakan banyak soal. Telinga butuh waktu untuk terbiasa dengan bunyi, nada, kecepatan, dan pola percakapan bahasa Mandarin. 

              Kalau kamu ingin meningkatkan kemampuan listening bahasa Mandarin, kamu bisa bergabung di kelas Mandarin ICAN Learning Centre (ILC). Kami memiliki tutor berpengalaman yang bisa membantu kamu melatih kemampuan listening dalam bahasa Mandarin dan tentunya meningkatkan kemampuan lainnya juga. Dengan latihan yang dilakukan secara bertahap, kamu bisa membiasakan diri memahami bahasa Mandarin sekaligus membangun kemampuan untuk menghadapi kebutuhan belajar maupun tes seperti HSK.

              Raih Prestasi Bersama ILC

              Isi form berikut buat dapetin info lengkap soal harga, paket, dan promo terbaru dari ILC!

              Artikel Terbaru