7 Filler Words yang Aman untuk Digunakan di IELTS Speaking Exam

7 Filler Words yang Aman untuk Digunakan di IELTS Speaking Exam
Table of Contents

Raih Prestasi Bersama ILC

Isi form berikut buat dapetin info lengkap soal harga, paket, dan promo terbaru dari ILC!

Menggunakan filler words yang aman dan tepat dalam ujian IELTS Speaking merupakan strategi cerdas untuk menjaga fluency atau kelancaran alur bicara tanpa merusak struktur kalimat. Saat kamu membutuhkan waktu sejenak untuk memikirkan ide atau merangkai kata, alih-alih jeda lama atau bergumam seperti “uhm” dan “err”, frasa seperti “That’s an interesting question” atau “Well, to be honest” dapat menjadi penyambung percakapan yang sangat alami.

Selain menjaga pembicaraan tetap mengalir secara spontan, penggunaan filler words berstandar ini juga memberikan nilai tambah pada poin lexical resource di mata penguji. Kamu tidak hanya terlihat lebih tenang dan percaya diri dalam mengontrol tempo bicara, tetapi juga mampu menunjukkan variasi kosakata yang tepat sesuai konteks percakapan.

Berikut 7 filler words yang aman dan natural untuk IELTS Speaking:

1. Well

Kata “Well” sangat cocok digunakan di awal kalimat saat ujian IELTS Speaking karena memberikan jeda alami untuk merangkai pikiran tanpa merusak ritme percakapan. Alih-alih bergumam “uhm” atau mendadak hening, kata ini berfungsi sebagai penyambung yang mulus untuk mengulur waktu secara sopan saat kamu butuh waktu sedetik berpikir sebelum menjawab pertanyaan penguji.

Dari segi penilaian, penggunaan “Well” memberikan dorongan positif pada poin Fluency and Coherence karena menjaga alur bicara tetap mengalir lancar dan spontan. Selain itu, frasa pembuka ini juga menunjang Lexical Resource dengan menunjukkan bahwa kamu menguasai discourse markers atau kata hubung alami yang biasa digunakan oleh penutur asli (native speakers), sehingga jawabanmu terdengar lebih natural dan percaya diri dan juga menunjukkan profesionalisme dan rasa hormat terhadap waktu sang penerima.

2. Actually

Kata “Actually” sangat fleksibel digunakan dalam ujian IELTS Speaking untuk memberikan klarifikasi, mengoreksi anggapan awal, atau menyampaikan fakta baru secara halus. Menggunakannya saat berbicara memberikan ruang singkat bagi otak untuk menata kata kembali tanpa menimbulkan keheningan yang kaku di hadapan penguji.

Secara kriteria penilaian, kata ini meningkatkan Fluency and Coherence karena berfungsi sebagai penyambung gagasan yang membuat transisi antar ide terdengar mulus dan alami. Di sisi lain, “Actually” juga memperkuat nilai Lexical Resource dengan membuktikan bahwa kamu mampu menggunakan discourse markers secara tepat untuk mengekspresikan sudut pandang yang lebih spesifik dan terstruktur layaknya penutur asli.

3. To be Honest

Frasa “To be honest” merupakan salah satu penyambung kalimat yang sangat efektif dalam ujian IELTS Speaking ketika kamu ingin menyampaikan pendapat pribadi atau pengalaman secara rileks. Penggunaan frasa ini memberikan jeda beberapa detik bagi otak untuk merangkai kalimat berikutnya tanpa membuat percakapan terhenti atau terasa kaku.

Dari sudut pandang penilaian, frasa ini memberikan kontribusi nyata pada aspek Fluency and Coherence karena menjaga alur pembicaraan tetap mengalir secara spontan dan bebas dari gumaman. Selain itu, “To be honest” juga memperkaya poin Lexical Resource dengan menunjukkan penguasaan idiomatic expression dan discourse markers yang sering dipakai penutur asli untuk membangun nada bicara yang jujur, komunikatif, dan percaya diri.

4. Let Me Think About That

Frasa “Let me think about that” sangat berguna dalam ujian IELTS Speaking ketika kamu dihadapkan pada pertanyaan yang kompleks atau butuh waktu ekstra untuk menyusun ide. Penggunaan frasa ini memberikan jeda beberapa detik secara aman dan sopan, sehingga kamu terhindar dari gumaman (hesitation) atau keheningan yang canggung di depan penguji.

Secara kriteria penilaian, frasa ini berdampak positif pada Fluency and Coherence karena menjaga alur komunikasi tetap mengalir lancar tanpa memotong tempo percakapan. Di samping itu, frasa ini juga meningkatkan aspek Lexical Resource dengan menunjukkan kemampuanmu menerapkan conversational fillers berstandar tinggi yang biasa digunakan penutur asli untuk merespons pertanyaan yang menantang secara natural dan percaya diri.

Baca Juga: Pentingnya Perbanyak Vocabulary untuk Persiapan Speaking IELTS
10 Manfaat Penting Mengambil Tes Speaking Bahasa Inggris & Tips Belajarnya

5. That’s an Interesting Question

Frasa “That’s an interesting question” merupakan salah satu filler phrase terbaik dalam ujian IELTS Speaking untuk mengulur waktu secara elegan saat kamu menghadapi pertanyaan yang tidak terduga. Dengan mengucapkan frasa ini, kamu memberi ruang bagi otak selama beberapa detik untuk menyusun alur gagasan tanpa membuat tempo percakapan terhenti atau terasa ragu-ragu.

Dari sisi penilaian, penggunaan frasa ini mendukung aspek Fluency and Coherence karena menjaga ritme komunikasi tetap mengalir mulus tanpa adanya keheningan yang canggung. Selain itu, frasa ini juga memperkuat aspek Lexical Resource dengan menunjukkan keterampilan berbahasa yang sopan dan natural layaknya penutur asli dalam memberikan respons awal sebelum masuk ke inti jawaban.

6. I Mean

Frasa “I mean” sangat berguna dalam ujian IELTS Speaking ketika kamu perlu memperbaiki struktur kalimat, memperjelas maksud, atau langsung mengubah pilihan kata di tengah penjelasan. Alih-alih berhenti secara mendadak atau mengulang kata yang sama dengan ragu-ragu, frasa ini memberi ruang bagi otak untuk melakukan koreksi mandiri (self-correction) secara halus dan alami.

Dari kriteria penilaian, penggunaan “I mean” mendukung aspek Fluency and Coherence karena menjaga alur pembicaraan tetap mengalir tanpa merusak ritme percakapan. Di saat yang sama, frasa ini juga memperkuat poin Lexical Resource dengan menunjukkan bahwa kamu dapat memanfaatkan discourse markers untuk memperjelas gagasan secara spontan dan komunikatif layaknya penutur asli.

7. So

Kata “So” merupakan salah satu discourse marker yang sangat efektif dalam ujian IELTS Speaking untuk menghubungkan ide satu dengan ide lainnya atau mengawali kesimpulan secara halus. Menggunakan “So” membantu kamu mengambil jeda singkat untuk berpikir sekaligus memberikan alur percakapan yang logis dan tidak terkesan terburu-buru di hadapan penguji.

Dari segi penilaian, penggunaan kata ini memberikan kontribusi positif pada aspek Fluency and Coherence karena menjaga alur pembicaraan tetap mengalir lancar dan saling terhubung tanpa jeda kaku. Selain itu, “So” juga menunjang Lexical Resource dengan menunjukkan kemampuanmu memanfaatkan kata transisi alami untuk membangun kalimat yang terstruktur dan mudah dipahami layaknya penutur asli.

Baca Juga: Tips Percaya Diri saat Speaking IELTS, Gak Gugup Lagi!

Menguasai penggunaan filler words yang tepat dalam ujian IELTS Speaking adalah kunci penting untuk menjaga kelancaran alur bicara (Fluency and Coherence) serta memperkaya ragam kosakata (Lexical Resource) tanpa terkesan ragu-ragu di hadapan penguji. Berbagai teknik speaking dan strategi persiapan IELTS ini dapat kamu pelajari secara mendalam bersama ICAN Learning Centre (ILC), tempat yang siap mendampingi kamu melatih rasa percaya diri, memperluas variasi ekspresi alami, hingga meraih skor target IELTS secara maksimal. 

Selain itu, bimbingan interaktif di ILC dirancang khusus untuk mengasah kemampuan komunikasi kamu melalui latihan simulasi intensif. Dengan feedback langsung dari tutor berpengalaman, kamu akan lebih terbiasa menggunakan beragam frasa alami, mengatasi rasa gugup, serta meningkatkan rasa percaya diri saat menghadapi sesi wawancara ujian IELTS yang sesungguhnya.

Raih Prestasi Bersama ILC

Isi form berikut buat dapetin info lengkap soal harga, paket, dan promo terbaru dari ILC!

Artikel Terbaru