Generic structure adalah pola atau kerangka dasar yang mengatur susunan bagian-bagian dalam sebuah teks bahasa Inggris. Dengan adanya struktur ini, gagasan dan informasi dapat tersusun secara sistematis, logis, serta runtut, sehingga pesan yang ingin disampaikan oleh penulis dapat dipahami dengan mudah oleh para pembaca.
Setiap jenis teks (genre) memiliki aturan generic structure yang berbeda-beda sesuai dengan tujuan penulisannya masing-masing. Misalnya, teks naratif menggunakan struktur pendahuluan, konflik, dan penyelesaian untuk menghibur, sementara teks prosedur memanfaatkan urutan langkah-langkah untuk memberi petunjuk. Memahami kerangka ini merupakan kunci penting dalam menguasai keterampilan membaca maupun menulis bahasa Inggris secara efektif.
Contoh Penggunaan Generic Structure Berdasarkan Jenis Text
Berikut adalah contoh penggunaan generic structure (struktur umum) pada berbagai jenis teks dalam bahasa Inggris yang paling sering digunakan :
1. Generic Structure of Narrative Text
Narrative text berfokus pada jalannya sebuah cerita fiksi atau dongeng yang dirancang untuk membawa pembaca masuk ke dalam alur secara bertahap, mulai dari pengenalan awal, perkembangan konflik yang memuncak, hingga penyelesaian yang memberi rasa lega sekaligus menyampaikan pesan moral yang mendalam di akhir kisah.
Generic Structure :
- Orientation (Pengenalan tokoh, waktu, dan tempat)
- Complication (Munculnya masalah atau konflik)
- Resolution (Penyelesaian masalah)
- Re-orientation / Coda (Penutup atau pesan moral – opsional)
Contohnya : The Story of Malin Kundang
Orientation : Long ago, in a small village, lived a poor boy named Malin Kundang and his mother.
Complication : Years later, Malin became a rich merchant. When he returned to his village, he refused to acknowledge his poor mother.
Resolution : Feeling deeply hurt, his mother cursed him to turn into stone during a heavy storm.
Re-orientation: Always respect your parents no matter how rich or successful you become.
2. Generic Structure of Procedure Text
Procedure text dirancang untuk membantu pembaca menyelesaikan suatu tugas secara sistematis melalui deskripsi tujuan di awal, rincian bahan atau alat yang dibutuhkan, serta urutan langkah kerja yang logis dan jelas agar hasil yang diperoleh sesuai dengan harapan.
Generic Structure :
- Aim / Goal (Judul atau tujuan pembuatan)
- Materials / Equipment (Bahan atau alat yang dibutuhkan)
- Steps (Langkah-langkah pengerjaan secara berurutan)
Contoh : How to Make a Cup of Tea
Aim/Goal: How to make a hot cup of tea.
Materials: A tea bag, hot water, a spoon, and a cup.
Steps:
- Put the tea bag into the cup.
- Pour the hot water into the cup.
- Stir gently and the tea is ready to drink.
3. Generic structure of expository text
Teks eksposisi dirancang untuk menyampaikan gagasan atau fakta secara jelas dan logis kepada pembaca, dengan tujuan menyajikan informasi yang objektif, memperluas wawasan, serta meyakinkan audiens melalui pembuktian yang didukung oleh data ilmiah atau alasan yang kuat.
Generic Structure :
- Thesis Statement: Memperkenalkan topik utama serta menyatakan sudut pandang atau argumen penulis.
- Arguments: Menyajikan fakta, data, dan alasan logis untuk mendukung pernyataan tesis.
- Reiteration: Menyatakan kembali tesis utama dan merangkum poin-poin penting untuk menutup teks.
Contoh : Importance of Regular Exercise for Overall Health
Thesis Statement
Regular exercise is essential for maintaining good overall health. Many people view physical activity merely as a way to lose weight, but its benefits extend far beyond physical appearance.
Arguments
First, engaging in daily physical activity strengthens the cardiovascular system and improves blood circulation, which reduces the risk of heart disease. Second, exercise stimulates the release of endorphins—chemicals in the brain that reduce stress, alleviate anxiety, and boost overall mood. Finally, consistent workout routines improve muscle tone, increase bone density, and enhance body mobility, making everyday tasks much easier to perform.
Reiteration
In conclusion, physical exercise is crucial not just for staying fit, but also for protecting long-term physical and mental well-being. Prioritizing movement every day is one of the best investments you can make for your health.
Baca Juga:
Kesalahan dalam Belajar Grammar
Istilah Dalam Generic Structure
Dalam analisis teks bahasa Inggris (genre-based text), Generic Structure (Struktur Umum) adalah tahapan atau bagan penyusunan paragraf yang membangun suatu jenis teks dari awal hingga akhir.
Berikut adalah kumpulan istilah utama dalam generic structure yang paling sering digunakan, dikelompokkan berdasarkan jenis teksnya:
1. Orientation
Orientation adalah bagian pengenalan dalam suatu teks yang berfungsi memberi gambaran awal kepada pembaca mengenai tokoh utama, serta kapan dan di mana peristiwa tersebut terjadi. Dengan hadirnya orientation di awal bacaan, pembaca dapat dengan mudah memahami konteks cerita dan terbawa ke dalam alur sebelum masuk ke konflik utama.
2. Identification
Identification berfungsi untuk menentukan subjek atau objek spesifik baik itu orang, tempat, maupun benda yang akan dibahas secara detail. Terletak di awal teks, bagian ini memberikan gambaran umum agar pembaca tahu persis hal unik apa yang sedang dideskripsikan sebelum masuk ke penjelasan sifat, ciri fisik, atau karakteristik khusus pada bagian berikutnya (description).
3. Thesis
Thesis adalah bagian pembuka dalam exposition text (baik analytical maupun hortatory) yang berisi statement atau sudut pandang utama penulis terhadap suatu isu yang diangkat. Terletak di awal teks, bagian ini berfungsi mengenalkan topik sekaligus menegaskan posisi penulis apakah mendukung, menolak, atau menilai suatu permasalahan sebelum memperkuatnya dengan alasan-alasan pendukung pada bagian argumen.
4. Goal / Aim
Goal atau Aim adalah bagian pembuka dalam procedure text yang menyampaikan tujuan utama dari proses yang akan dijelaskan, seperti cara membuat, melakukan, atau mengoperasikan sesuatu. Terletak di bagian awal atau biasanya dijadikan sebagai judul teks, bagian ini memberikan panduan langsung bagi pembaca mengenai hasil akhir yang akan dicapai sebelum masuk ke daftar bahan (materials/equipment) dan langkah-langkah pelaksanaan (steps).
5. Complication
Complication menandai kemunculan masalah, krisis, atau konflik yang dialami oleh karakter utama. Bagian ini mengubah situasi normal menjadi penuh tantangan dan ketegangan, sekaligus menguji karakter dalam upaya mereka menghadapi hambatan tersebut sebelum akhirnya menemukan jalan keluar di bagian resolution.
6. Description
Description menyajikan penjelasan terperinci mengenai subjek yang sedang dibahas. Pada descriptive text, bagian ini menguraikan ciri-ciri fisik, sifat, atau keunikan khusus dari satu objek spesifik.
Baca juga:
Panduan Belajar Apa Itu Hortatory Exposition
Idiom Bahasa Inggris yang Jarang Diketahui
7. Arguments
Arguments adalah bagian inti dalam exposition text yang memuat serangkaian alasan, fakta, contoh, serta data pendukung. Setiap paragraf dalam bagian ini umumnya menyampaikan satu ide utama yang digali secara mendalam, bertujuan untuk meyakinkan pembaca bahwa sudut pandang atau pandangan yang disampaikan penulis masuk akal dan bernilai untuk dipertimbangkan.
8. Materials / Ingredients
Materials atau Ingredients adalah bagian dalam procedure text yang memuat daftar lengkap bahan, komponen, atau alat yang dibutuhkan untuk menyelesaikan suatu proses. Terletak setelah goal/aim, bagian ini memastikan pembaca dapat mempersiapkan seluruh perlengkapan yang diperlukan secara terperinci sebelum melangkah ke tahap pelaksanaan (steps).
9. Steps / Methods
Steps atau Methods adalah bagian utama dalam procedure text yang memuat instruksi serta tahapan tindakan secara sistematis dan berurutan untuk mencapai tujuan akhir. Disajikan secara runtut biasanya menggunakan kata penghubung urutan (first, then, next) atau penomoran bagian ini memandu pembaca agar dapat melakukan setiap tindakan dengan benar tanpa ada langkah yang terlewat.
10. Resolution
Resolution adalah bagian penutup dari konflik yang menyajikan penyelesaian atau jalan keluar atas masalah yang dialami oleh karakter utama. Bagian ini meredakan ketegangan cerita dan menunjukkan bagaimana akhir dari krisis tersebut apakah berujung pada akhir yang bahagia (happy ending), sedih (sad ending), atau menggantung (cliffhanger)—sebelum cerita resmi berakhir.
11. Re-orientation
Re-orientation adalah bagian penutup dalam recount text yang berisi rangkuman singkat, kesan pribadi, atau komentar penulis mengenai rangkaian peristiwa yang telah dialami. Terletak di akhir teks, bagian ini opsional dan berfungsi memberikan penutup yang rapi (closure), menyampaikan perasaan seperti rasa senang, berkesan, atau pelajaran yang dipetik penulis setelah melewati pengalaman tersebut.
12 Coda / Moral Value
Coda atau Moral Value adalah bagian penutup opsional yang menyampaikan pesan moral atau pelajaran hidup dari kisah yang telah disajikan. Bagian ini memberikan renungan bagi pembaca mengenai nilai-nilai positif yang dapat dipetik dari pengalaman dan tindakan para karakter, baik tersurat secara langsung di akhir cerita maupun tersirat melalui keseluruhan alur narrative.
Coda atau moral value merupakan bagian penutup opsional dalam narrative text yang menyajikan pesan moral serta pelajaran hidup bagi pembaca, baik disampaikan secara tersurat maupun tersirat dari perjalanan para karakter.
Pemahaman mendalam mengenai struktur cerita seperti ini menjadi lebih mudah dan menyenangkan saat dipelajari bersama ICAN Learning Center (ILC), tempat kamu bisa mengasah keterampilan bahasa Inggris dan menganalisis berbagai jenis teks secara interaktif untuk persiapan akademik yang lebih matang.





