Materi Asking for Attention and Checking Understanding dan Contoh Percakapannya

Materi Asking for Attention and Checking Understanding dan Contoh Percakapannya
Table of Contents

Raih Prestasi Bersama ILC

Isi form berikut buat dapetin info lengkap soal harga, paket, dan promo terbaru dari ILC!

Asking for attention (meminta perhatian) dan checking understanding (memeriksa pemahaman) itu kunci penting biar obrolan kamu makin lancar. Meminta perhatian buat lawan bicara fokus ke poin utama yang akan kamu sampaikan. Sedangkan mengecek pemahaman penting banget buat memastikan pesanmu diterima dengan benar tanpa ada salah paham.

Dua ekspresi ini terpakai banget di mana aja, mulai dari diskusi santai, ruang kelas, sampai rapat kantor. Kalau kamu tahu frasa yang pas buat minta perhatian dan mengkonfirmasi pemahaman lawan bicara, komunikasi kamu bakal terasa jauh lebih percaya diri dan mengalir alami.

Pengertian Attention

Attention dalam bahasa Inggris bekerja sebagai kata benda (noun), attention merujuk pada tindakan atau kondisi saat seseorang memusatkan pikiran, penglihatan, atau pendengaran kepada sesuatu atau seseorang 

Dengan mengarahkan fokus ke satu objek, tugas, atau informasi tertentu, kamu bisa lebih efisien dalam berpikir dan bertindak. Singkatnya, attention membantu kamu untuk mengabaikan hal-hal yang tidak relevan agar kamu bisa fokus terhadap satu hal.

Contoh Kalimat Asking Attention

Contoh asking for attention (ungkapan meminta perhatian dalam bahasa Inggris terbagi menjadi situasi formal dan informal. Berikut adalah contoh kalimat asking attention (meminta perhatian) : 

Situasi Formal (Resmi)

Dalam situasi formal seperti rapat atau mendengarkan guru, attention membantu kamu tetap fokus mendengarkan poin penting tanpa gampang terdistraksi. Dengan begitu, kamu bisa menangkap informasi dengan jelas, paham instruksi dengan tepat, dan memberikan respons yang pas di waktu yang tepat.

  • “May I have your attention, please?” (Bolehkah saya meminta perhatian Anda?)
  • “Excuse me, everyone, may I begin?” (Permisi semuanya, bolehkah saya mulai?)
  • “Please listen carefully to the following instructions.” (Tolong dengarkan instruksi berikut dengan saksama.)
  • “Ladies and gentlemen, may I ask everyone to be quiet for a moment?” (Bapak dan Ibu sekalian, bolehkah saya meminta semua orang untuk tenang sebentar?)
  • “Excuse me, could I have your attention for two minutes?” (Permisi, bolehkah saya meminta perhatian Anda selama dua menit?)

Situasi Informal (Santai)

Pas lagi santai atau ngobrol bareng temen, attention bikin kita bisa tetep nyambung dan asik diajak cerita. Walaupun suasana di sekitar berisik atau banyak gangguan, fokus ini ngebantu kita beneran dengerin curhatan mereka tanpa gampang kealihan sama hal lain.

  • “Hey, check this out!” (Hei, coba lihat ini!)
  • “Listen to this!” (Dengar deh!)
  • “Guess what?” (Tahu nggak?)
  • “Look at this!” (Lihat ini deh!)
  • “Hey, listen up for a second!” (Hei, dengarin dulu sebentar!)
  • “You won’t believe this!” (Kamu nggak bakal percaya ini!)
  • “Bro/Sis, look!” (Bro/Sist, lihat deh!)
  • “Hey, got a second?” (Hei, ada waktu sebentar?)
  • “Wait till you hear this!” (Tunggu sampai kamu dengar yang satu ini!)

Contoh Dialog

Manager : “May I have your attention, please?” We need to start our weekly strategy meeting now. (Mohon perhatiannya sebentar.” Kita perlu memulai rapat strategi mingguan kita sekarang.)

Staff : Sure, Mr. Alex. Everyone is ready. (Baik, Pak Alex. Semuanya sudah siap.)

Manager : Great. First, could everyone please turn their attention to the screen? I will present our sales target for this quarter. (Bagus. Pertama, mohon semuanya memperhatikan layar. Saya akan memaparkan target penjualan kita untuk kuartal ini.)

Staff : Noted, sir. (Baik, Pak.)

Baca Juga: Perbedaan Concrete Noun and Abstract Noun Lengkap dengan Contoh Kalimatnya
Perbedaan Personification dan Anthropomorphism dalam Bahasa Inggris

Pengertian Understanding

Understanding dalam bahasa Inggris memiliki beberapa arti tergantung dari fungsinya. Kata ini bisa berupa kata benda (noun), kata sifat (adjective), atau bentuk present participle dari kata kerja understand.

Sebagai kata benda (noun), understanding adalah kemampuan untuk mengerti, mencerna ide, atau hubungan yang baik/kesepakatan tidak resmi. Sedangkan, sebagai kata sifat (Adjective), understanding berarti sifat seseorang yang bisa memahami, tidak menghakimi, dan penuh empati kepada orang lain 

Contoh Kalimat Checking Understanding

Checking for understanding (mengecek pemahaman) adalah ungkapan dalam bahasa Inggris yang digunakan untuk memastikan apakah lawan bicara mengerti apa yang kita sampaikan. 

Contoh Menunjukkan Pemahaman (Showing Understanding)

Showing understanding itu cara kita nunjukin ke lawan bicara kalau kita beneran paham sama apa yang mereka maksud atau rasain. Bisa lewat anggukan kecil, respon singkat.

  • “I get it now.” (Aku paham sekarang.)
  • “That makes total sense to me.” (Itu sangat masuk akal bagi saya.)
  • “I see your point.” (Saya mengerti poin Anda.)
  • “Clear enough, thank you.” (Cukup jelas, terima kasih.)
  • “Got it!” (Paham!)
  • “I completely follow what you are saying.” (Saya sepenuhnya mengikuti apa yang Anda katakan.)

Contoh Menunjukkan Ketidakpahaman (Expressing Lack of Understanding)

Expressing lack of understanding adalah cara kita menyampaikan secara jujur kalau kita belum paham atau bingung dengan apa yang dijelaskan. Biasanya ini ditunjukkan lewat ekspresi kayak mengerutkan dahi atau langsung bilang kalimat simple  supaya lawan bicara bisa menjelaskan ulang dengan lebih jelas.

  • “I don’t quite understand.” (Saya kurang paham.)
  • “I am not sure I follow you.” (Saya tidak yakin saya memahami maksud Anda.)
  • “I don’t get it.” (Aku nggak paham.)
  • “Could you please repeat that?” (Bisa tolong ulangi hal itu?)
  • “What do you mean by that?” (Apa maksud Anda dengan hal itu?)
  • “I’m a bit confused.” (Saya agak bingung.)
  • “Could you explain it once more?” (Bisakah Anda menjelaskannya sekali lagi?)
  • “I didn’t catch that.” (Saya tidak menangkap poin tersebut.)
  • “Sorry, that is not clear to me.” (Maaf, hal itu belum jelas bagi saya.)
  • “Are you saying that…?” (Apakah maksud Anda bahwa…?)

Contoh Dialog

Alex : First, cut the paper into two, then fold the left side like this. Are you with me? (Pertama, potong kertasnya jadi dua, terus lipat bagian kiri kayak gini. Masih nyimak, kan?)

Budi : I didn’t catch that. Fold it to the left or to the right? (Aku tadi nggak nangkep. Lipat ke kiri atau ke kanan?)

Alex : To the left side. Look, just like this. Does that make sense? (Ke sebelah kiri. Coba liat, kayak gini. Masuk akal, kan?)

Budi : Ah, got it! That makes total sense now. (Ah, paham! Sekarang baru jelas banget.)

Baca Juga: 30+ Kata Bahasa Inggris yang Bisa Jadi Noun dan Verb Sekaligus

Mau Belajar Bahasa Inggris? Yuk Daftar di ILC

Kemampuan komunikasi bahasa Inggris untuk berbagai situasi memang diperlukan. Kamu mungkin harus berbicara bahasa Inggris dalam meeting di kantor, atau liburan ke luar negeri. Nah, penting banget untuk belajar percakapan bahasa Inggris yang maksimal.

Mau lancar bahasa Inggris tapi bingung mulai dari mana? Di ICAN Learning Centre (ILC), kamu bisa belajar dengan cara yang seru, santai, dan pastinya nggak bikin pusing. Conversation Class di ILC akan membantu kamu semakin mahir dalam percakapan bahasa Inggris. Nggak perlu takut salah atau minder, karena suasana kelasnya ramah banget dan siap bantu kamu berkembang secara bertahap. Yuk, langsung daftar di ILC sekarang dan rasakan serunya makin percaya diri ngomong bahasa Inggris!

Raih Prestasi Bersama ILC

Isi form berikut buat dapetin info lengkap soal harga, paket, dan promo terbaru dari ILC!

Artikel Terbaru