Suffix atau akhiran adalah imbuhan yang ditambahkan di akhir kata dasar untuk membentuk kata baru atau mengubah fungsi gramatikalnya. Dalam bahasa Inggris, penambahan suffix dapat mengubah kelas kata, misalnya dari kata sifat menjadi kata benda (happy → happiness) atau dari kata sifat menjadi kata keterangan (quick → quickly).
Kehadirannya punya peran penting dalam pembentukan bahasa sehari-hari karena bisa mengubah satu kata dasar menjadi bentuk baru dengan makna yang berbeda. Proses sederhana ini membuat kosakata yang kita gunakan jadi jauh lebih kaya dan bervariasi.
Selain memperkaya pilihan kata, penambahan sufiks juga berfungsi untuk mengubah atau menetapkan kelas kata, seperti merubah kata kerja menjadi kata benda atau kata sifat. Sebagai contoh, kata dasar “bantu” yang merupakan kata kerja bisa berubah menjadi kata benda “bantuan” setelah diberi akhiran -an. Lewat perubahan kecil di ujung kata ini, struktur kalimat yang kita susun pun bisa terasa lebih tepat dan alami.
Macam Bentuk dari Suffix dan Contohnya
Dalam tata bahasa Inggris, suffix (akhiran) adalah imbuhan yang diletakkan di akhir kata dasar (root/base word) untuk mengubah makna atau membentuk kelas kata (part of speech) yang baru.
Berdasarkan fungsi perubahan kelas katanya, suffix terbagi menjadi 4 kelompok utama:
1. Noun Suffix (Suffix Pembentuk Kata Benda)
Noun suffix atau akhiran pembentuk kata benda adalah imbuhan yang ditaruh di akhir kata untuk mengubahnya jadi kata benda. Kata dasarnya bisa berasal dari kata kerja, kata sifat, atau bahkan kata benda lain. Biasanya, akhiran ini digunakan untuk menunjukkan profesi, kondisi, tindakan, hingga hasil dari suatu aktivitas.
Penggunaannya seru banget karena bisa bikin kosakata Bahasa Inggris kamu bertambah dengan cepat tanpa perlu menghafal kata baru dari awal. Cukup tambahkan akhiran yang pas, makna kata dasarnya langsung menyesuaikan.
Contohnya:
- -er / -or : My sister is a teacher at a primary school. (Kakak saya adalah seorang guru di sekolah dasar.)
- -tion / -sion : I need more information about this product. (Saya butuh lebih banyak informasi tentang produk ini.)
- –ness : Money cannot buy true happiness.(Uang tidak bisa membeli kebahagiaan sejati.)
- -ment : The company showed great development this year. (Perusahaan menunjukkan perkembangan yang pesat tahun ini.)
- –ship : Our friendship has lasted for ten years. (Persahabatan kami sudah bertahan selama sepuluh tahun.)
- -ity / -ty : Sometimes reality is different from our expectations. (Terkadang kenyataan berbeda dari harapan kita.)
2. Adjective Suffix (Suffix Pembentuk Kata Sifat)
Adjective suffix atau akhiran pembentuk kata sifat adalah imbuhan yang ditaruh di akhir kata untuk mengubahnya menjadi kata sifat. Kata dasarnya bisa berasal dari kata benda maupun kata kerja. Akhiran ini berfungsi untuk menggambarkan ciri-ciri, kondisi, atau kualitas dari seseorang, benda, maupun tempat.
Dengan memahami adjective suffix, kamu bakal lebih mudah mendeskripsikan sesuatu dalam Bahasa Inggris. Kosakata kamu juga otomatis bertambah karena kamu bisa mengubah kata dasar yang sudah kamu tahu menjadi bentuk kata sifatnya.
Contohnya:
| Suffix | Kata dasar | Kata hasil | Arti |
| -ful | help | helpful | suka membantu / bermanfaat |
| -less | care | careless | ceroboh |
| -able | comfort | comfortable | nyaman |
| -ous | danger | dangerous | berbahaya |
| -ish | child | childish | kekanak-kanakan |
| -ive | create | creative | kreatif |
| -al | music | musical | berkaitan dengan musik / musikal |
3. Verb Suffixes (Pembentuk Kata Kerja)
Verb suffix adalah akhiran yang dapat digunakan untuk membentuk kata kerja dari kata dasar tertentu, misalnya kata sifat atau kata benda. Beberapa suffix, seperti -en, -ify, dan -ize/-ise, sering membentuk kata kerja yang bermakna membuat sesuatu menjadi kondisi tertentu atau melakukan suatu proses. Sementara itu, makna kata yang terbentuk tetap bergantung pada kata dasarnya.
Memahami verb suffix bikin kamu gampang mengubah deskripsi atau nama benda langsung menjadi kalimat aksi. Jadi, kamu nggak perlu bingung nyari kata kerja baru kalau sudah tahu kata dasarnya.
Contoh:
- -ize / -ise (membuat jadi / menerapkan) : I didn’t realize you were here. (Aku gak menyadari kamu ada di sini.)
- -en (membuat jadi lebih / menjadi) : Please shorten this paragraph. (Tolong pendekkan paragraf ini.)
- -ify / -fy (membuat jadi / mengubah) : Can you simplify the rules? (Bisa sederhanakan aturannya?)
- -ate (menyebabkan / melakukan tindakan) : Press this button to activate the alarm. (Tekan tombol ini buat mengaktifkan alarmnya.)
4. Adverb Suffixes (Pembentuk Kata Keterangan)
Adverb suffix atau akhiran pembentuk kata keterangan adalah imbuhan yang ditempel di akhir kata (biasanya dari kata sifat) untuk menjelaskan bagaimana, kapan, di mana, atau seberapa sering suatu tindakan dilakukan.
Dengan menambahkan akhiran ini, kamu bisa memberikan detail atau keterangan tambahan pada kata kerja, kata sifat, atau seluruh isi kalimat dengan lebih jelas.
Contohnya:
| Suffix | Contoh | Arti |
| -ly | She finished her work quickly. | Dia menyelesaikan pekerjaannya dengan cepat. |
| -ward | He took a step backward. | Dia melangkah mundur. |
| -wards | The birds flew upwards. | Burung-burung itu terbang ke atas. |
| -wise | Turn the knob clockwise. | Putar kenop searah jarum jam. |
| -wise | Weather-wise, the trip was excellent. | Dari segi cuaca, perjalanan itu sangat menyenangkan. |
Baca Juga: Positive Degree Adalah? Ini Pengertian dan Contoh Kalimatnya dalam Bahasa Inggris
Apa Itu Etc. dalam Bahasa Inggris? Ini Pengertian dan Contoh Penggunannya!
Cara Efektif Menggunakan Suffix
Suffix merupakan imbuhan yang diletakkan di akhir kata dasar untuk membentuk kata baru atau mengubah fungsi gramatikalnya. Agar penggunaannya tepat, kamu perlu memahami jenis suffix, perubahan ejaan, serta konteks kalimat yang digunakan. Berikut beberapa cara efektif untuk mempelajari dan menggunakan suffix dalam bahasa Inggris.
1. Pahami Fungsi Setiap Jenis Suffix
Setiap suffix memiliki fungsi yang berbeda. Beberapa suffix mengubah kelas kata, seperti -ness yang membentuk kata benda dari kata sifat. Suffix lainnya dapat membentuk kata sifat, kata kerja, atau kata keterangan. Dengan memahami pola tersebut, kamu bisa lebih mudah mengenali bentuk kata yang sesuai dengan konteks kalimat.
Begitu kamu makin paham pola akhiran ini, kosakata kamu otomatis bakal melejit tanpa harus ngelapak hafalan baru dari nol. Kamu tinggal ngambil satu kata dasar yang udah kamu tahu, lalu ubah akhirannya sesuai posisi yang kamu butuhin di dalam kalimat. Prosesnya simpel banget dan bikin belajar bahasa Inggris terasa jauh lebih praktis.
Contohnya, suffix -ness dapat mengubah kata sifat menjadi kata benda, sedangkan -ly sering digunakan untuk membentuk kata keterangan.
– Happy → Happiness (bahagia → kebahagiaan)
– Kind → Kindness (baik hati → kebaikan)
– Quick → Quickly (cepat → dengan cepat)
2. Pelajari Perubahan Kelas Kata
Memperhatikan perubahan kelas kata itu ibarat paham “mantra” perubahan bentuk dalam bahasa Inggris. Kamu jadi tahu kapan sebuah kata harus berubah role misalnya dari aksi (kata kerja) menjadi nama hal/objek (kata benda), atau dari deskripsi sifat menjadi cara melakukan sesuatu (kata keterangan). Dengan kepekaan ini, kalimat yang kamu buat gak bakal terasa janggal.
Misalnya, kata quick merupakan kata sifat yang berarti “cepat”. Ketika ditambahkan suffix -ly, kata tersebut berubah menjadi quickly, yaitu kata keterangan yang berarti “dengan cepat”. Perhatikan penggunaannya dalam kalimat: She runs quickly (Dia berlari dengan cepat).
3. Latih Penggunaan Suffix dalam Kalimat
Saat kamu mencoba bikin kalimat sendiri pake berbagai jenis suffix, otak kamu bakal otomatis terbiasa mengenali pola dan perubahan bentuk katanya. Aktivitas ini bikin hafalan kamu bertahan lebih lama di ingatan.
Selain makin paham tata bahasa, latihan ini juga melatih refleks kamu ketika mengobrol dalam bahasa Inggris. Kamu nggak perlu mikir lama lagi buat milih bentuk kata yang pas, karena jemari dan lidah kamu udah terbiasa nerapin suffix secara alami dalam komunikasi.
Contohnya, gunakan kata dasar help untuk membuat beberapa bentuk kata.
– Help (verb): I help my mother every day.
– Helpful (adjective): She is a helpful person.
– Helpless (adjective): The child felt helpless.
– Helper (noun): He works as a volunteer helper.
4. Perbanyak Membaca Teks Berbahasa Inggris
Perbanyak membaca teks bahasa Inggris adalah cara paling alami buat ngeliat suffix beraksi di “dunia nyata”. Saat kamu baca artikel, cerita, atau berita, kamu bakal sering nemuin kata-kata berakhiran suffix yang dipakai dalam konteks kalimat yang pas. Ini bikin kamu makin familiar dengan bentuk dan pola penggunaannya tanpa terasa seperti lagi belajar teori yang kaku.
Makin sering kamu terpapar tulisan berbahasa Inggris, makin peka juga insting kamu terhadap struktur kata. Kamu bakal makin cepat paham arti sebuah kata baru hanya dari melihat akhirannya, sehingga kosakata kamu bertambah secara instan dan pemahaman membaca kamu jadi jauh lebih lancar.
Baca Juga: Jenis-jenis Analogy dalam Bahasa Inggris Lengkap dengan Contohnya
Mempelajari suffix atau akhiran dalam bahasa Inggris merupakan langkah praktis untuk memperkaya kosakata dan memahami pembentukan kata. Dengan mengenali fungsi setiap suffix, kamu bisa lebih mudah memahami perubahan kelas kata serta menggunakannya secara tepat dalam kalimat sehari-hari.
Biar pemahamanmu makin matang dan nggak cuma berhenti di teori, kamu bisa mengasah serta mempraktikkan materi word formation ini secara interaktif bersama para pengajar berpengalaman di ICAN Learning Centre (ILC). Lewat metode belajar yang seru dan terarah di ILC, kamu nggak cuma bakal makin jago menyusun kalimat sehari-hari, tapi juga siap tampil percaya diri saat menghadapi ujian bahasa Inggris seperti TOEFL maupun IELTS.





